Text
Implementasi metode Turki Usmani di Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Al Islah Cakung
ABSTRAK
Siti Halimah, Implementasi Metode Turki Usmani di Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Al Ishlah Cakung. Skripsi. Jakarta: Ilmu Pendidikan Islam, Program Studi Ilmu Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2015.
Penelitian in bertujuan untuk memberikan penjelasan akademik terkait perkembangan kajian Metode Menghafal Al Qur’an Turki Usmani yang sudah berkembang di Indonesia, hal ini terbukti dengan populernya penggunaan metode tersebut di sejumlah pesantren di Indonesia. Penelitian ini membahas tentang penggunaan metode turki usmani di pesantren tahfidz dan rumah yatim Al Ishlah Cakung, Jakarta.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini dikutip dari Novan Ardi W (2012) yang mengatakan bahwa metode distilahkan seperti langkah-langkah yang dilakukan oleh seseorang guna merealisasikan tujuan tertentu. Adapun teori lain yaitu yang dikutip dari Mulyassa (2010) yang mengatakan bahwa implementasi dapat diartikan sebagai suatu proses penerapan ide, konsep, kebijakan atau inovasi dalam suatu tindakan praktis sehingga memberi dampak, baik berupa pengetahuan, keterampilan maupun nilai dan sikap.
Penelitian ini mengambil studi kasus di Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Al Ishlah Cakung. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi serta dokumentasi yang dilakukan selama empat bulan dari bulan April sampai Juni 2019.
Hasil penelitian menunjukan bahwa menghafal dengan menggunakan metode Turki Usmani dilakukan dengan; 1) tahapan perencanaan yaitu mempersiapkan Al Qur’an khusus, adanya kartu hafalan untuk santri yang menghafal, dan buku tajwid. 2) tahapan pelaksanaan yaitu terdapat tiga langkah yaitu test awal(pre test), pembentukan kompetensi, dan post test. Dalam tahap test awal (pre test) tahapannya berupa pembelajaran tahsin, dan pengenalan terkait menghafal dengan menggunakan metode Turki Usmani dan menyeleksi santri yang mampu menghafal dengan menggunakan metode Turki Usmani. Lalu dalam tahap pembentukan kompetensi yaitu santri mulai menghafal dengan menggunakan metode Turki Usmani. Dan pada tahap post test bagaimana santri memuroja’ah hafalannya; dan 3) tahapan evaluasi, yaitu santri merasa menghafal dengan menggunakan metode Turki Usmani hafalan mereka terjaga dengan kuat. Karena sistem menghafalnya yang mengharuskan santri untuk memuroja’ah hafalan yang telah dimilikinya kepada sang ustad.
Kata kunci: Implementasi Metode Hafalan, Turki Usmani, Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Al Ishlah
Bibliografi : lembar 74-76
Tidak tersedia versi lain