Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pengaruh membuka diri pada aplikasi tiktok terhadap pemenuhan kebutuhan sosial penggunanya

Betri Inggriani - Nama Orang;

Saat ini media sosial sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat indonesia, dan seiring perkembangannya, semakin banyak kesempatan dan alternatif masyarakat dalam melakukan interaksi dan komunikasi dengan ruang lingkup yang luas. Selain itu ditambah dengan adanya pembatasan interaksi secara langsung, dan perintah untuk tetap berada dirumah membuat masyarakat mencari alternatif lain untuk tetap terhubung dengan orang lain agar dapat memenuhi kebutuhan sosial mereka dan untuk memenuhi hal tersebut setiap orang perlu untuk melakukan self-disclosure. Salah satu media sosial yang digunakan untuk berinteraksi adalah aplikasi TikTok, yang merupakan aplikasi berbasis video sharing yang booming di tahun 2020 dan banyak digunakan oleh para remaja dan dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-disclosure di aplikasi TikTok terhadap pemenuhan kebutuhan sosial pengguna remaja dan dewasa awal. Pendekatan yang digunakan dalam aplikasi ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggnuakan teknik purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampelnya. Subjek penelitian ini adalah 242 responden dengan kriteria berusia 18-40 tahun, laki-laki atau perempuan, dan menggunakan aplikasi TikTok. Alat ukur yang digunakan yaitu Revised Self-Disclosure Scale oleh Lawrence R.Wheeless yang dengan reliabilitas 0,518 dan Need To Belong Scale oleh Schreindorfer & Leary dengan reliabilitas 0,705. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh self-disclosure di aplikasi TikTok terhadap pemenuhan kebutuhan sosial penggunanya. Self-disclosure memiliki pengaruh sebesar 3,1% terhadap kebutuhan sosial, sedangkan 96,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci : Self-Disclosure, kebutuhan sosial, TikTok, Remaja, dan Dewasa awal. *ABSTRACT* Currently, social media has become part of the daily life of Indonesian people, and along with its development, there are more opportunities and alternatives for people to interact and communicate with a wide scope. In addition, coupled with restrictions on direct interaction, and orders to stay at home, people are looking for other alternatives to stay connected with others to meet their social needs, and to fulfill this, everyone needs to do self-disclosure. One of the social media used to interact is the TikTok application, which is a booming video-sharing-based application in 2020 and is widely used by teenagers and early adults. This study aims to determine the effect of self-disclosure in the TikTok application on meeting the social needs of adolescent and early adult users. The approach used in this application is a quantitative approach by using the purposive sampling as a sampling technique. The subjects of this study were 242 respondents with criteria aged 18-40 years, male or female, and using the TikTok application. The measuring instruments that were used in this study are the Revised Self-Disclosure Scale by Lawrence R. Wheeless with a reliability of 0.518 and the Need To Belong Scale by Schreindorfer & Leary with reliability of 0.705. The results of this study indicate that there is an effect of self-disclosure in the TikTok application on meeting the social needs of its users. Self-disclosure has an effect of 3.1% on social needs, while 96.9% is influenced by other factors. Keywords : Self-Disclosure, Social Needs, TikTok, Teens, and Early adulthood.


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.09.2022.002) SK 32466
SS00032466
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 32466
Penerbit
Jakarta : Prodi Psikologi FPP UNJ., 2022
Deskripsi Fisik
xvi, 87 lembar : il. warna ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Media Sosial
Keterbukaan Diri
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Betri Inggriani
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?