Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Penggunaan video dalam pembelajaran kebudayaan Cina pada siswa kelas X SMK Negeri 41 Jakarta

Frans Winata - Nama Orang;

Pembelajaran kebudayaan memiliki kedudukan yang penting dalam pembelajaran bahasa. Demikian pula dalam pembelajaran bahasa Mandarin, pembelajaran kebudayaan Cina merupakan aspek yang wajib diperhatikan. Salah satu metode membelajarkan kebudayaan Cina adalah menggunakan media audiovisual. Video termasuk salah satu media audiovisual karena mencakupi dua sifat dasar dari media audiovisual, yaitu dapat didengar dan dilihat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kebudayaan Cina menggunakan video dan memaparkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran kebudayaan Cina menggunakan video tersebut. Pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang dilaksanakan sejumlah dua kali pada siswa kelas X semester genap tahun ajaran 2020/2021 SMK Negeri 41 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kebudayaan Cina yang dilaksanakan oleh guru menggunakan video-video yang terdapat pada layanan berbagi video YouTube, yaitu tradisi perayaan 清明节 [Qīngmíngjié] dan seni 剪纸 [Jiǎnzhǐ]. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan Google Classroom. Dari hasil belajar siswa dalam pembelajaran kebudayaan tersebut diketahui bahwa: (1) sebagian besar siswa (82,61%) mencapai nilai tuntas, yaitu 78; (2) perolehan nilai rata-rata siswa adalah 86,15; dan (3) rata-rata kemampuan siswa menjawab dengan benar untuk setiap soal sebesar 86,46%. Selain itu, jika membandingkan hasil belajar antara dua pembelajaran kebudayaan tersebut, terlihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran kebudayaan kedua mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kebudayaan Cina menggunakan video berhasil dan video dapat dijadikan salah satu pilihan oleh guru dalam membelajarkan kebudayaan Cina pada siswa. Kata Kunci: Pembelajaran, Kebudayaan Cina, Video, Pelaksanaan, Hasil Belajar Cultural learning has an important position in the language learning. Likewise, in learning Chinese language, Chinese culture learning is an aspect that must be considered. One method of teaching Chinese culture is using audiovisual media. Video is one of the audiovisual media because it includes two characteristics of audiovisual media, which can be heard and seen. This study aims to describe the implementation of Chinese culture learning using video and to describe the student learning outcomes in Chinese culture learning using video. The learning referred to in this study is learning that is carried out twice for first grade students in the even semester of the 2020/2021 academic year at SMK Negeri 41 Jakarta. The research method used is descriptive qualitative. Data was collected by means of observation and documentation studies. The results showed the Chinese culture learning carried out by the teacher using the videos in video-sharing service YouTube, which are the celebration tradition of 清明节 [Qīngmíngjié] (Tomb Sweeping Day) and the art of paper cutting 剪纸 [Jiǎnzhǐ]. Learning activities were conducted using Google Classroom. From the students learning outcomes in cultural learning, it is known that: (1) most of the students (82.61%) achieved the passing score, which is 78; (2) the average score of students is 86.15; and (3) the average ability of students to answer each question correctly is 86.46%. In addition, when comparing the learning outcomes between the mentioned two cultural learning, it is seen that student learning outcomes in learning the second culture have increased. Thus, it can be concluded that Chinese culture learning using video is successful and video can be used as an option by the teachers in teaching Chinese culture to the students.


Ketersediaan
SS00032067SK 32067UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2022.002)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 32067
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS UNJ., 2022
Deskripsi Fisik
xiv, 82 lembar : il. warna ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Media Pembelajaran
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Frans Winata
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik