Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Pola ritmik langgir badong pada lagu langgir badong di Sanggar Edas Kota Bogor

Efaldho Praditama Nirzon - Nama Orang;

Langgir Badong yaitu sebuah kesenian yang cukup baru dalam dunia tradisi sunda atau secara lebih luas tradisi Indonesia, Lebih dikhususkan kepada alat musik Langgir Badong itu sendiri. Pada alat musik ini terdapat hal-hal yang cukup khas dalam lagu Langgir Badong, sehingga penulis ingin menggali lebih dalam tentang alat musik ini, lebih spesifiknya pada pola ritmik dalam lagu Langgir Badong. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola ritmik Langgir Badong pada lagu Langgir Badong serta mendokumentasikan musik Langgir Badong dalam bentuk notasi balok sebagai upaya melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Lokasi penelitian pola ritmik ini di Sanggar Edas. Dalam hal ini penulis melakukan pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi serta penulis melakukan studi pustaka tentang sejarah Langgir Badong serta Sanggar Edas. Keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber, sebab pada penelitian ini data yang diperoleh akan dikumpulkan dan mengetahui kebenarannya. Teknik analisis data terdiri atas sajian data, reduksi data, dan penarik kesimpulan Hasil penelitian ini menemukan bahwa pola ritmik dasar yang ada pada Langgir Badong yaitu Ngecrek (pola yang didominasi oleh kecrek), Jedag (pola yang dipukul secara bersamaan), dan Gambangan (pola mengulang pada gambang). Pola tersebut adalah sebagai syarat utama pada lagu Langgir Badong. Disamping itu terdapat peluasan pola ritmik, pengulangan-pengulangan dan kalimat-kalimat tanya dan kalimat jawab pada lagu Langgir Badong. Dengan demikian Langgir badong memiliki tiga pola dasar namun tidak menutup kemungkinan untuk pemainnya melakukan improvisasi berdasarkan pada pola-pola tersebut sesuai dengan kebutuhan aransemen. *********** English : ABSTRACT Keywords: Langgir Badong, Langgir Badong rhythmic pattern. Langgir Badong is a fairly new art in the world of Sundanese tradition or more broadly Indonesian tradition, more so for the Langgir Badong musical instrument itself. In this musical instrument there are things that are in the Langgir Badong song, so the author wants to dig deeper about this musical instrument, more specifically on the rhythmic pattern in the Langgir Badong song. Therefore, this study aims to determine the rhythmic pattern of Langgir Badong in Langgir Badong's song and to document Langgir Badong's music in the form of block notation as a traditional Indonesian effort. The method used in this research is qualitative method. The research location for this rhythmic pattern is in Sanggar Edas. In this case the authors collect data using interviews, observations, documentation and the authors conducted a literature study about the history of Langgir Badong and Sanggar Edas. The validity of the data is done by triangulation of sources, because in this study the data obtained will be collected and find out the truth. Data analysis techniques consist of data presentation, data reduction, and drawing conclusions The results of this study found that the basic rhythmic patterns that exist in Langgir Badong are Ngecrek (a pattern dominated by kecrek), Jedag (a pattern that is beaten simultaneously), and Gambangan (a pattern repeated on a xylophone). This pattern is the main requirement in the Langgir Badong song. In addition, there is an expansion of rhythmic patterns, repetitions and questions and answers in the Langgir Badong song. Thus Langgir Badong has three basic patterns but it is possible for the players to improvise based on these patterns according to the arrangement needs.


Ketersediaan
SS00032061SK 32061UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2022.001)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 32061
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Seni Musik FBS UNJ., 2022
Deskripsi Fisik
vi, 64 lembar : il. warna ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Analisis Pola Ritmik
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Efaldho Praditama Nirzon
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik