Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Reflecting the elesp students' pragmatic competence through the flouting of grice's maxim in whatsapp chat

Ruth Trianggi - Nama Orang;

Sebagai calon guru bahasa Inggris, kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif sangatlah diperlukan. Kompetensi pragmatik adalah kemampuan untuk membuat komunikasi yang sukses dan memahami ungkapan satu sama lain dengan jelas dan maksim Grice adalah sebuah cara untuk memberikan kontribusi yang sesuai untuk menunjukkan percakapan yang kooperatif. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki tingkat penguasaan kompetensi pragmatik mahasiswa ELESP melalui pelanggaran maksim. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, analisis konten digunakan untuk menganalisis ucapan siswa dalam obrolan WhatsApp yang berisi pelanggaran maksim dan implikatur percakapan yang mengandung pelanggaran maksim. Temuan mengungkapkan bahwa (1) ada 50 pelanggaran maksim yang ditemui dalam obrolan Whatsapp dengan maksim kuantitas memiliki frekuensi terbesar, diikuti oleh maksim relevansi, cara, dan kualitas (2) implikatur percakapan yang mengandung pelanggaran maksim yang digunakan oleh para mahasiswa adalah implikatur percakapan partikular dengan persentase 59% dan implikatur percakapan yang disamaratakan dengan persentase 41% (3) tingkat penguasaan kompetensi pragmatik mahasiswa ELESP adalah cukup dengan kategori mampu mengendalikan dua register, mirip dengan orang asli dan memiliki struktur tata bahasa yang cukup, dan mampu menggunakan referensi budaya dengan tepat. As a prospective English teacher, the ability to communicate effectively is highly required. Pragmatic competence is the ability to create a succesful communication and understand each other’s utterance clearly and Grice’s maxim is one way to give the appropriate contribution to show the cooperative conversation. This study aims to find out the ELESP students’ mastery level of pragmatic competence through the flouting maxim. Using a descriptive qualitative method, content analysis is used to analyze the students’ utterances in WhatsApp chat which contain flouting maxim and conversational implicature in which the flouting maxim encountered. The findings revealed that (1) there are 50 flouting maxims encountered in Whatsapp chat with flouting maxim of quantity as the biggest number of frequency, followed by maxim of relevance, manner, and quality (2) the conversational implicatures which contain flouting maxim used by the students are particularized conversational implicature with percentage of 59% and generalized conversational implicature with percentage of 41% (3) the ELESP students’ mastery level of pragmatic competence is moderate with the category of being able to control two registers, being native-like and have enough grammatical structures, and being able to use cultural references appropriately.


Ketersediaan
SS00023529SK 23529UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2020.006)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 23529
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNJ., 2022
Deskripsi Fisik
x, 77 lembar : il. warna ; 30 cm.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Kompetensi Pragmatik
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ruth Trianggi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik