Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Rancang bangun sistem presensi melalui pengenalan wajah dan deteksi suhu tubuh berbasis Arduino Mega : studi kasus pada SMKN 56 Jakarta

Indry Nursafitri - Nama Orang;

ABSTRAK
INDRY NURSAFITRI, RANCANG BANGUN SISTEM PRESENSI MELALUI
PENGENALAN WAJAH & DETEKSI SUHU TUBUH BERBASIS ARDUINO
MEGA (STUDI KASUS PADA SMKN 56 JAKARTA). Dosen Pembimbing:
Mochammad Djaohar, ST., M.Sc dan Nur Hanifah Yuninda, M.T.
Tujuan dari penelitian ini untuk membuat sistem pengisian presensi secara otomatis
sehingga lebih efektif untuk mengurangi kontak langsung dengan alat presensi dan
memudahkan dalam proses perekapan data kehadiran karena dapat diakses di
manapun. Sistem dibuat menggunakan database web untuk perekaman dan
penyimpanan data presensi siswa. ESP 32 Cam sebagai kamera pengenalan wajah
yang mendeteksi dan merekam wajah siswa yang teregistrasi dalam kelas. Sistem ini
juga menggunakan MLX90164 yang medeteksi suhu tubuh siswa dan pengontrol
utama sistem ini menggunakan Arduino Mega. NodeMCU, ESP 32 Cam harus
terhubung dengan jaringan yang sama.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rekayasa. Peneitian ini
dimulai dari identifikasi masalah, desain alat, perancangan perangkat keras,
perancangan perangkat lunak, membangun perangkat keras, membangun perangkat
lunak, pengujian alat, pengambilan data, menganalisa dan penulisan.
Hasil penelitian ini menunjukan: (1) sistem presensi mampu mengenali wajah
deteksi suhu tubuh berbasis arduino mega. (2) sistem presensi ini memiliki tingkat
akurasi sebesar 91%. (3)jarak pembacaan wajah 0,5 meter- 1 meter.(4) sistem mampu
mengenali wajah dengan delay 5-10 detik. (5) deteksi suhu tubuh mendapatkan nilai
error 5,4% . (6) jarak pendeteksian 8 cm-10 cm. (7) seluruh data presensi dikirimkan
ke web.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah alat ini dapat dijadikan sistem presensi yang
bisa dipakai pada saat pandemi maupun endemi, serta penyimpanan data presensi
yang tersimpan secara digital.
Kata Kunci: Pengenalan Wajah, Presensi, Deteksi Suhu, Arduino Mega, Web.


Bibliografi : lembar 90-91


Ketersediaan
SS00033610SS 33610UPT Perpustakaan UNJ (CD.05.2023.001)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SS 33610
Penerbit
Jakarta : Prodi Pendidikan Teknik Elektro FT UNJ., 2023
Deskripsi Fisik
xv, 111 lembar : il. warna ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Arduino Mega
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Indry Nursafitri
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik