Artikel “Berkenalan dengan Agama-agama” karya Mahatma Gandhi dalam Titik Temu Vol. 7 No. 1 (2014) mengisahkan pengalaman pribadi Gandhi saat masa studinya di Inggris, ketika ia berinteraksi dengan para penganut Teosofi dan mulai mengenal kitab-kitab suci dari berbagai tradisi agama. Gandhi membaca Bhagawad Gita dalam bahasa Sanskerta bersama dua sahabat Teosofis, kemudian mendalami terjemah…
Penelitian ini menyoroti bagaimana organisasi-organisasi seperti Fatayat NU, Rahima, Fahmina Institute, dan Divisi Perempuan LKiS memperjuangkan kesetaraan gender, hak-hak perempuan, pluralisme, serta demokrasi melalui pendekatan berbasis tradisi pesantren dan nilai-nilai Islam progresif. Artikel ini juga menguraikan tantangan dari kelompok Muslim puritan seperti Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) …
Artikel ini membahas secara mendalam konsep amar makruf nahi mungkar dalam tradisi Islam dengan menekankan keterkaitannya dengan perintah dakwah khair. Nurcholish Madjid menyoroti bahwa perintah Qur’ani tidak hanya mencakup anjuran kebaikan dan pencegahan keburukan, tetapi diawali dengan seruan kepada al-khayr (kebaikan universal). Melalui kajian linguistik dan tafsir klasik, terutama pemikir…
Tulisan ini adalah tentang upaya merumuskan teologi hidup damai Muslim-Kristen, tentang pasca-modernisme dan masyarakat konsumer, tentang makna din dalam al-Qur’an, dan tantang kesadaran sebagai sumber kebahagiaan.
Nurcholish Madjid mengatakan bahwa dalam kenyataannya setiap kelompok sosial dengan pandangan hidupnya masing-masing mempunyai kaum inteligensianya. Mereka ini berfungsi sebagai “pemberi penjelasan” tentang pandangan hidup yang menjadi anutan masyarakat. Karena itu di mana-mana kaum inteligensia mempunyai kewajiban sebagai sumber informasi bagi masyarakat tentang pandangan hidup tersebut, b…
Forest and land fire that repeatedly destroyed million hectares of peatland in Indonesia is a result of unsustainable peatland governance for many years. Rural women and men living in peatland have different experiences with forest and land fire. Intersectionality between gender and class, geographical location, and ethnicity further add nuances to these different experiences. This ar…
Degradation of peatland ecosystems occurs as a result of excessive exploitation leading to peat drainage and fires. This was influenced by a masculinity perspective in resource tenure and utilization. Ecofeminism presents a different perspective on narratives and inter-relationships of human with nature, including the place of women in them. Injustice that befalls women occur due to u…
Rural women have the potential to mobilize herself and her community towards a sovereign and just rural community. However, rural women frequently face form of discrimination that impede them to achieve their maximum potential. In the midst of forest and land degradation, those gender-based discrimination also prevent women from participating in land and forest governance that is vital for the …
This research examines women's role and their decision-making related to swidden farming. This research was conducted in two different regions, Sorong (lowland) and Maybrat (highland) in West Papua. Key informants in this research were indigenous Papuan women, their husbands, and relatives. The aim of the research is to demonstrate that in the realm of traditional agriculture, women play import…
The situation of agrarian injustice in the rural area carries multiple layers of burden on women. Such situation could be addressesd with the agrarian reform's agenda. This is the reason why the society welcome the announcement of agrarian reform agenda as Joko Widodo administration's priority program. After being in power for four years, finally the government had issued the Presidential Regul…