Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Sekuler antara peluang dan tantangan

Al Misry - Nama Orang;

Secularism is one of the most important movements in the history of the modern, helping differentiate the West not only from the Middle Ages and more ancient eras, but also from other cultural regions around the world. The modern West is what it is largely because of secularism; for some, that is a reason to cheer, but for others it is a reason to mourn. A better understanding of the history and nature of secularism will help people understand its role and influence in society today. Despite its importance, there isn't always a great deal of agreement on just what secularism really is. Part of the problem lies in the fact that the concept of "secular" can be used in a couple of ways. As a doctrine, secularism is usually used to describe any philosophy which forms its ethics without reference to religious dogmas and which promotes the development of human art and science.
Keywords: Secularism, secular and state, secular and religion.

Sekulerisme merupakan salah satu dari gerakan yang paling penting dalam sejarah modern, membantu membedakan Barat tidak saja dari Abad Pertengahan dan era yang lebih kuno, tetapi juga dari wilayah kultural di dunia lainnya. Negara Barat modern merupakan muncul sebagaian besar karena pilihan sekulerisme; bagi sebagian pilihan ini sebagai pilihan yang menggembirakan, dan menyedihkan bagi sebagian yang lain. Memahami dengan lebih baik sejarah dan kondisi alamiah sekulerisme membantu orang dapat memahami peran dan pengaruhnya dalam masyarakat akhir-akhir ini. Kendati nilai penting yang dikandugnnya, selalu saja tidak ada kesepakatan tentang apa sesungguhnya sekulerisme itu. Problem itu sebagian terletak pada konsep 'sekuler' yang dapat digunakan dengan pe- ngertian yang tidak tunggal. Sebagai sebuah doktrin, sekulerisme umumnya digunakan untuk menggambarkan pandangan filsafat yang membentuk etikanya sendiri tanpa merujuk pada dogma agama, dan sekulerisme memunculkan perkembangan sains dan seni pada kehidupan manusia.
Kata kunci: Sekuler, sekularisme, sekularisasi, agama


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Kontemplasi
No. Panggil
Rak Agama Kontemplasi/1-2/8-9/2011-2013
Penerbit
Tulungagung : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Tulungagung., 2012
Deskripsi Fisik
9(1) Juni 2012 : 121-130 (Rak Agama)
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
0216-6399
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 9 No. 1 Juni 2012
Subjek
KONTEMPLASI
Sekuler, peluang
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Al Misry
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?