Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Dialog metanarasi Pancasila dengan berbagai mininarasi di Indonesia berbasiskan paralogi Lyotard

Albertus Aris - Nama Orang;

Pancasila merupakan metanarsi bagi bangsa Indonesia yang berusaha menyatukan keberagaman.Akan tetapi,usha untuk menyatukan keberagaman itu berbenturan dengan pelbagai mininarasi dalam kelompok-kelompok yang telah diyakini.Hal ini dapat mengakibatkan suatu penolakan yang berakhir pada Konflik. Dengan melihat kenyataan itu dan berdasarkan inspirasi dari jean- Francois Lyatard yang berbicar mengenai ketidakpercayaan terhadap metanarasi,pancasila pun mengalai dilematik. Pancasila sebagaimanapun keadaannya tetap harus diterima sebagai metanarasi bangsa indonesia,namun bukan berarti pancasila menyingkirkan keberagaman minirasi yang tersebar di seluruh Indonesia.Maka dari itu, antara pancasila sebagai metanarasi dan berbagai mininarsi perlu didialogkan sampai pada tingkat paralogis dengan menggunakan metode inkulturasi.Dialog dengan cara ini memberikan sikap saling pengertian antara pancasila dengan pelbagai mininarasi di Indonesia sehingga pancasila dapat diterima sepenuhnya

Abstrak :Pancasila is a grand narrative for the Indonesia nation which tries to unite diversity.However,attempts to unify this diversity have collided with mini- narratives within the groups that werw already believed. This can result in a rejection that end in conflict.By looking at this fact and based on the inspiation of jean- Francois lyotard who spoke about distrust of grand narrative, Pancasila also experienced a dilemma. Pancasila,ragardless of its circumstances,must still be accepted as a grand narrative of the Indonesia nation,but that does not mean that pancasila eliminates the diversity of mini-narratives that are scattered throuhbout indonesia.Therefore,between pancasila as a grand narrative and various mini-narratives need to be dialogued to aparalogical level based on inculturation method.Dialogue in this way provides a mutual understanding between pancasila and various mini- narratives in Indonesia so that pancasila can befully accepted


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Respons : jurnal etika sosial
No. Panggil
Rak IPS
Penerbit
Jakarta : Pusat Pengembangan Etika Unika Atma Jaya., 2020
Deskripsi Fisik
hlm 59-90
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
0853-8689
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol . 25 , No. 01, Juli 2020
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Albertus Aris
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?