Text
Representasi LGBT Dan Ideologi Tersembunyi Dalam THE Jakarta Post dan Jakarta Globe
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan makna representasi dari pilihan transitivitas yang digunakan oleh laporan berita The Jakarta Post dan Jakarta Globe dalam mewartakan kasus LGBT dan mengungkapkan ideologi yang mendasari representasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis transitivitas dibawah kerangka pendekatan tiga dimensi fairclough (1989). Penelitian ini menggungkapkan bahwa The Jakarta Post cenderung merepresentasikan LGBT sebagai partisipasi yang lebih pasif sehingga keadaan tertentu membentuk mereka sebagai kelompok yang terdiskriminasi dan terintimidasi oleh beberapa kelompok agama, masyarakat dan pejabat pemerintah:dengan demikian,posisi ini menyebabkan aktivitas HAM dan beberpa pejabat pemerintah membela mereka. Meddia juga menggambarkan LGBT sebagai identitas berterima dan fenomena yang diakui di indonesia. Disisi lain,Jakarta Globe cenderung merepresentasikan LGBT sebagai partisipasi yang lebih aktiof sehingga mereka diberikan ruang lebih untuk mengekspresikan penderitaan dan pergulatan mereka yang memicu mereka untuk mengklaim hak mereka melalui keterlibatkan aktif dalam diskusi anti- LGBT dan dukungan yang diberikan oleh aktivis HAM. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua media berupaya mendorong nilai-nilai demokratis sebagai usaha untuk berkontribusi dalam menumbuhlan penerima terhadap LGBT di Indonesia (The Jakarta Post) dan mengkritik diskriminasi untuk menghentikan intimidasi terhadap LGBT (Jakarta Globe)
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain