Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Masyarakat petani dan penumbuhan nilai kesetiakawanan sosial melalui seni Gejog Lesung = Farmer communities and growth of social vocational assessment through the art of Gejog Lesung

Suryani - Nama Orang; Warto - Nama Orang;

Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana masyarakat petani dalam menumbuhkan nilai kesetiakawanan sosial melalui kesenian gejog lesung. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif untuk mengungkap makna subjektif secara mendalam fenomena sosial yang terjadi pada masyarakat petani dalam menumbuhkan nilai kesetiakawanan sosial melalui kesenian gejog lesung. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bantul dengan setting lokasi Kecamatan Pajangan. Sumber data dipilih secara purposive, yakni informan yang memiliki wawasan memadai tentang kesenian tradisional gejog lesung dan mampu menginformasikan secara jelas mengenai peralatan dan perkembangan seni gejog lesung serta nilai kesetiakawanan sosial yang ditumbuhkan masyarakat petani melalui kesenian tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data secara kualitatif untuk mendeskripsikan secara narasi tentang makna di balik fenomena dari objek yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa masyarakat petani senantiasa menumbuhkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial melalui kesenian gejog lesung. Nilai kesetiakawanan sosial yang ditumbuhkan meliputi nilai gotong royong, kepedulian sosial, tolong menolong, rela berkorban, kebersamaan, dan nilai tenggang rasa. Direkomendasikan agar pemerintah melalui Kementerian Sosial cq Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, dan Kesetiakawanan Sosial, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, serta berbagai lembaga berkompeten bersinergi merumuskan kebijakan penumbuhan nilai kesetiakawanan sosial melalui pencanangan program yang menyelaraskan antara kegiatan yang dilakukan dengan keberadaan kesenian tradisional seperti seni gejog lesung.
Kata Kunci: Masyarakat Petani, Penumbuhan Nilai Kesetiakawanan Sosial, Seni Gejog Lesung.

This study aims to describe how the peasant community in growing the value of social solidarity through the art of gejog lesung. The method used is qualitative descriptive to reveal deep subjective meanings of social phenomena that occur in peasant communities in growing the value of social solidarity through the art of gejog lesung. The study was conducted in Bantul Regency with the location setting of the Pajangan District. The data sources were selected purposively, namely informants who had adequate insight into traditional gejog lesung art and were able to clearly inform the equipment and development of the art of gejog lesung and the solidarity values that grow by the farming community through the arts. Data collection is done by interviews, field observations, and documentation studies. Qualitative data analysis to describe narratively about the meaning behind the phenomenon of the object under study. The results of the study show that the farming community continues to foster the values of social solidarity through the art of gejog lesung. The value of social solidarity that is grown includes the value of mutual cooperation, social care, help, willingness to sacrifice, togetherness, and tolerance. It is recommended that the government through the Ministry of Social Affairs in this case the Directorate of Heroism, Pioneering and Social Solidarity, Ministry of Culture and Tourism, and various competent institutions work together to formulate policies to increase the value of social solidarity through the launching of programs that harmonize the activities with traditional art such as gejog lesung.
Keywords: Peasant Society, Growth in the Value of Social Solidarity, Gejog Lesung Art.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Rak Sosial MediaInfoPenjahSos Vol.42 (2-3) 2018
Penerbit
Yogyakarta : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Ygyakarta., 2018
Deskripsi Fisik
Hal. 275-288, Vol.42 No.3 Desember
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
20884265
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
MediaInfoPenjahSos Vol.42 (3) 2018
Subjek
Masyarakat Tradisional
Kesenian Tradisional
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Suryani dan Warto
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?