Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Aplikasi hermeunetika dan liberalisasi pemikiran Islam kasus Nars Hamid Abu Zayd

Agus Zaenul Fitri - Nama Orang;

Nasr Hamid Abu Zayd menerapkan konsep penafsirannya terhadap teks Al-Qur'an melalui kebebasan berpikir, dan ia mengikuti pendapat ajaran Mutazila yang mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah makhluk. Dalam bukunya “Mafhum al-Nash”, terdapat pemikiran yang simpang siur, bahkan ia mengatakan bahwa Al-Qur’an merupakan produk suatu kebudayaan, hingga sebagian intelektual Islam mengklaim dirinya sebagai orang yang murtad. Dan pemikirannya lebih banyak dipengaruhi oleh orang Barat. Bahwa cara penafsiran Nasr Hamid Abu Zayd terhadap teks Quan sangat membingungkan, dan beliau juga mengatakan bahwa penafsiran teks Alquran sama dengan penafsiran Bibel. Dan Nasr Hamid Abu Zayd juga merujuk pada kaum orientalis yang melakukan revisi untuk memahami tentang Al-Qur'an sebagai kalam Allah. Dan dia bisa menempatkan Nabi Muhammad sebagai penulis Al-Quran. Itu sebabnya umat Islam dan penafsir tidak hanya diminta memahami Al-Quran secara kontekstual.
Kata Kunci: Hermeneutika, Liberalisasi, Pemikiran Islam, Nasr Hamid Abu Zaid

Abstract
Nasr Hamid Abu Zayd applies his concept of interpretation to holy Quran's text through the freedom of thinking, and he follows the opinion of Mutazila's teaching, which says that holy Quran (al- Qur'an) is the creature. In his book "Mafhum al-Nash", there are confusing in thinking, even he says that the Quran is one culture's product, until some of the Islamic intellectuals claim him as an apostate man. And his thinking is more influenced by Westerners. That the interpretation method of Nasr Hamid Abu Zayd to the text of the Quan is very confusing, and he also says that the Quranic text's interpretation is the same that is to the Bibel. And Nasr Hamid Abu Zayd also refers to the Orientalists who do the revision to understand about the Quran as word of Allah. And he can place prophet Muhammad as the writer of the Quran. That's why Moslems and the interpreter are not only asked for understanding the Quran contextually.
Keywords: Hermeneutic, Liberalization, Islamic Thought, Nasr Hamid Abu Zayd


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Kontemplasi Jurnal Ke-Ushuluddinan
No. Panggil
Rak Agama Kontemplasi/1-2/8-9/2011-2013
Penerbit
Tulungagung : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Tulungagung., 2012
Deskripsi Fisik
Hal. 1-14, Vol. 9 no. 1 Juni
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
0216-6399
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 9 No. 1 Juni 2012
Subjek
Hermeneutika, liberalisasi, kasus NASR Hamid Abu Z
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Agus Zaenul Fitri
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?