Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Technology, Connections, Learning: Education After the Pandemic

Esther Tseng - Nama Orang; Jonathan Barnard - Nama Orang; Kent Chuang - Nama Orang;

Around the world, the Covid pandemic has caused an upsurge in online learning. With the virus well under control, Taiwan is one of the few nations in the world to have been holding regular classes in school classrooms without interruption. Universities have even opened new courses for students who have at least for now-been forced to scuttle plans to study overseas. These offer them real face- to-face interactions with faculty and other students.
But whether students are taking classes online or in traditional classroom settings, educational professionals on the front lines firmly believe that cultivating character and self-study skills is better than dryly conveying received knowledge. Digital education should overlook neither the importance of person-to-person interactions nor the differences among students, for the people-focused character of education has not changed.

Di seluruh dunia, pandemi Covid telah menyebabkan peningkatan pembelajaran daring. Dengan virus yang terkendali dengan baik, Taiwan adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang menyelenggarakan kelas reguler di ruang kelas sekolah tanpa gangguan. Universitas bahkan telah membuka kelas baru bagi mahasiswa yang setidaknya untuk saat ini terpaksa membatalkan rencana untuk belajar di luar negeri. Ini menawarkan mereka interaksi tatap muka nyata dengan fakultas dan mahasiswa lainnya.
Namun, apakah siswa mengambil kelas daring atau di ruang kelas tradisional, para profesional pendidikan di garis depan sangat yakin bahwa menumbuhkan karakter dan keterampilan belajar mandiri lebih baik daripada menyampaikan pengetahuan yang diterima secara datar. Pendidikan digital tidak boleh mengabaikan pentingnya interaksi antarpribadi atau perbedaan di antara siswa, karena karakter pendidikan yang berfokus pada orang tidak berubah.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Taiwan Panorama Chinese English Bilingual
No. Panggil
Rak Bahasa Taiwan Panorama/Vol.46/1-4/2021
Penerbit
Taipei : Taiwan Panorama., 2021
Deskripsi Fisik
Hal 8-17
Bahasa
English
ISBN/ISSN
1991525X
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 46 No.1
Subjek
Metode Belajar, Gaya Belajar, Hasil Belajar
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Esther Tseng, Kent Chuang dan Jonathan Barnard
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?