Text
Labay Eyong: A Mother's Woven Path
In recent years, mothers in Taiwan have enthused about Isu Mer's Giving Birth to a Child: The Magical Cure for My Over-Sentimental Personality. The author describes trenchantly how motherhood transformed her from a tender- hearted young culture vulture into a woman whose daily life requires her to take the bull by the horns. Labay Eyong knows this transformative experience all too well. A sensitive artist, she once struggled with many issues related to her female subjectivity, her relationship with a foreign man, and her identity as a Taiwanese indigenous person. At the age of 30, she stood at the crossroads of life, not knowing which way to go. But when she became pregnant, everything changed.
Dalam beberapa tahun terakhir, para ibu di Taiwan sangat antusias dengan buku Isu Mer berjudul Giving Birth to a Child: The Magical Cure for My Over-Sentimental Personality. Penulis menggambarkan dengan gamblang bagaimana peran sebagai ibu mengubahnya dari seorang pemuda yang lembut hati dan haus budaya menjadi seorang wanita yang kehidupan sehari-harinya mengharuskannya untuk memegang kendali. Labay Eyong sangat memahami pengalaman transformatif ini. Sebagai seorang seniman yang sensitif, ia pernah berjuang dengan banyak masalah yang berkaitan dengan subjektivitasnya sebagai seorang wanita, hubungannya dengan seorang pria asing, dan identitasnya sebagai penduduk asli Taiwan. Pada usia 30 tahun, ia berdiri di persimpangan jalan kehidupan, tidak tahu harus ke mana. Namun, ketika ia hamil, semuanya berubah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain