Electronic Resource
The role of organizational culture in driving managerial innovation: evidence from Moroccan startups
This study examines the impact of organizational culture on managerial innovation within Moroccan startups, providing empirical evidence from a diverse sample of firms. By investigating four cultural dimensions adhocracy, clan, hierarchical, and market we demonstrate that organizational culture plays a pivotal role in shaping both disruptive and incremental innovation processes. Our findings highlight that adhocracy culture, characterized by flexibility and risk taking, is a significant driver of disruptive innovation. In contrast, clan and hierarchical cultures are more conducive to incremental improvements through their focus on collaboration and stability. In addition, the study critically explores the challenges of aligning traditional values with modern innovation strategies in an emerging market like Morocco. The results offer valuable insights for startup leaders seeking to strategically cultivate cultures that foster both operational success and long-term innovation in fast-evolving environments, thus enhancing their competitive advantage. These findings contribute to the broader discourse on organizational culture and innovation, particularly within the MENA region and other emerging markets.
Studi ini mengkaji dampak budaya organisasi terhadap inovasi manajerial dalam perusahaan rintisan Maroko, dengan memberikan bukti empiris dari beragam sampel perusahaan. Dengan menyelidiki empat dimensi budaya: adhokrasi, klan, hierarkis, dan pasar, kami menunjukkan bahwa budaya organisasi memainkan peran penting dalam membentuk proses inovasi disruptif dan inkremental. Temuan kami menyoroti bahwa budaya adhokrasi, yang dicirikan oleh fleksibilitas dan pengambilan risiko, merupakan pendorong signifikan inovasi disruptif. Sebaliknya, budaya klan dan hierarkis lebih kondusif bagi peningkatan inkremental melalui fokusnya pada kolaborasi dan stabilitas. Selain itu, studi ini secara kritis mengeksplorasi tantangan dalam menyelaraskan nilai-nilai tradisional dengan strategi inovasi modern di pasar berkembang seperti Maroko. Hasilnya menawarkan wawasan berharga bagi para pemimpin perusahaan rintisan yang ingin secara strategis mengembangkan budaya yang mendorong kesuksesan operasional dan inovasi jangka panjang dalam lingkungan yang berkembang pesat, sehingga meningkatkan keunggulan kompetitif mereka. Temuan ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang budaya organisasi dan inovasi, khususnya di kawasan MENA dan pasar berkembang lainnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain