Electronic Resource
Development of a parametric production jacket pattern for an automated pattern-making system
Automating the drafting process significantly reduces time and cost, previously dependent on the personal intuition and expertise of pattern makers. Moreover, it has the potential to contribute to the automation of the entire production process. However, the integration of algorithms into the patterns is necessary to automate the drafting of patterns directly on computers based on the pattern maker's intuition. Parametric patterns, which express the silhouette, a formative constraint intimately linked to the pattern, through drafting formulas utilizing key body dimensions as variables, present a promising alternative for the automation of the drafting process. This study develops parametric production patterns for automated garment manufacturing processes by integrating ease allowances and design elements into basic patterns. Leveraging the zero-ease allowance pattern from previous studies, we created basic parametric patterns by incorporating constant values into the ratio formula of parametric nude patterns. Subsequently, the rules for applying design elements were added to develop production patterns of various sizes. The developed patterns were compared with those generated using conventional grading methods. The results indicate that the parametric production patterns closely maintain fit and silhouette, demonstrating their potential as automated alternatives to conventional drafting methods solely based on size specifications and body measurements. Furthermore, we believe that through subsequent studies and analyzing a broader range of garment types and sizes, the methodology of the parametric production pattern developed in this research will contribute to establishing foundational algorithms for automating the process of garment pattern generation.
Otomatisasi proses penyusunan pola secara signifikan mengurangi waktu dan biaya, yang sebelumnya bergantung pada intuisi dan keahlian pribadi pembuat pola. Lebih lanjut, otomatisasi ini berpotensi berkontribusi pada otomatisasi seluruh proses produksi. Namun, integrasi algoritma ke dalam pola diperlukan untuk mengotomatisasi penyusunan pola secara langsung di komputer berdasarkan intuisi pembuat pola. Pola parametrik, yang mengekspresikan siluet, sebuah batasan formatif yang terkait erat dengan pola, melalui rumus penyusunan yang memanfaatkan dimensi tubuh utama sebagai variabel, menghadirkan alternatif yang menjanjikan untuk otomatisasi proses penyusunan pola. Studi ini mengembangkan pola produksi parametrik untuk proses manufaktur garmen otomatis dengan mengintegrasikan kelonggaran kemudahan dan elemen desain ke dalam pola dasar. Dengan memanfaatkan pola kelonggaran kemudahan nol dari studi sebelumnya, kami menciptakan pola parametrik dasar dengan memasukkan nilai konstan ke dalam rumus rasio pola parametrik. Selanjutnya, aturan penerapan elemen desain ditambahkan untuk mengembangkan pola produksi dengan berbagai ukuran. Pola yang dikembangkan dibandingkan dengan pola yang dihasilkan menggunakan metode grading konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola produksi parametrik mempertahankan kesesuaian dan siluet secara saksama, menunjukkan potensinya sebagai alternatif otomatis untuk metode penyusunan konvensional yang semata-mata didasarkan pada spesifikasi ukuran dan ukuran tubuh. Lebih lanjut, kami yakin bahwa melalui studi selanjutnya dan analisis terhadap jenis dan ukuran garmen yang lebih luas, metodologi pola produksi parametrik yang dikembangkan dalam penelitian ini akan berkontribusi pada pembentukan algoritma dasar untuk mengotomatiskan proses pembuatan pola garmen.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain