Electronic Resource
R.E.F.L.E.C.T: enhancing Vietnamese EFL undergraduates’ pronunciation proficiency
This research explores the use of reflective writing as a pedagogical tool to support Vietnamese EFL tertiary-level learners in improving their English pronunciation by gaining deeper insights into their individual learning experiences. Using an explanatory mixed-methods design, the study involved 94 English-major undergraduates. The quantitative dataset comprised students’ pretest and posttest scores, used to measure their pronunciation proficiency and evaluate the impact of reflective writing on specific aspects of pronunciation: accuracy, sentence stress, intonation, and aspects of connected speech (including rhythm, elision, and linking). The qualitative dataset included the learners’ reflective writings, analyzed thematically to identify pronunciation challenges, learners’ attitudes towards English pronunciation development, the influence of instructional approaches, the role of social and educational contexts, and the resources available for learning. Learners also voiced suggestions for improving pronunciation in an EFL context. Results confirm that reflective writing positively impacts learning outcomes, fostering improved pronunciation and promoting learners’ active engagement in their educational environment. The study introduces the R.E.F.L.E.C.T framework (Realization, Empowerment, Facilitation, Learning, Enhancement, Critical Thinking, and Transformation) to underscore the key values of reflection in higher education. While grounded in the Vietnamese EFL context, the findings contribute to the international literature on reflective practices, particularly in teaching and learning English pronunciation among EFL/ESL learners.
Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan tulisan reflektif sebagai alat pedagogis untuk mendukung pembelajar EFL tingkat tinggi Vietnam dalam meningkatkan pelafalan bahasa Inggris mereka dengan mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang pengalaman belajar individual mereka. Dengan menggunakan desain metode campuran eksplanatif, penelitian ini melibatkan 94 mahasiswa S1 jurusan Bahasa Inggris. Dataset kuantitatif terdiri dari skor pretes dan postes mahasiswa, yang digunakan untuk mengukur kemahiran pelafalan mereka dan mengevaluasi dampak tulisan reflektif terhadap aspek-aspek pelafalan tertentu: akurasi, tekanan kalimat, intonasi, dan aspek-aspek tuturan terhubung (termasuk ritme, elisi, dan tautan). Dataset kualitatif mencakup tulisan reflektif pembelajar, yang dianalisis secara tematis untuk mengidentifikasi tantangan pelafalan, sikap pembelajar terhadap pengembangan pelafalan bahasa Inggris, pengaruh pendekatan instruksional, peran konteks sosial dan pendidikan, serta sumber daya yang tersedia untuk pembelajaran. Pembelajar juga menyuarakan saran untuk meningkatkan pelafalan dalam konteks EFL. Hasil penelitian menegaskan bahwa tulisan reflektif berdampak positif terhadap hasil belajar, mendorong pelafalan yang lebih baik, dan mendorong keterlibatan aktif pembelajar dalam lingkungan pendidikan mereka. Studi ini memperkenalkan kerangka kerja R.E.F.L.E.C.T (Realisasi, Pemberdayaan, Fasilitasi, Pembelajaran, Peningkatan, Berpikir Kritis, dan Transformasi) untuk menggarisbawahi nilai-nilai kunci refleksi dalam pendidikan tinggi. Meskipun didasarkan pada konteks EFL Vietnam, temuan ini berkontribusi pada literatur internasional tentang praktik reflektif, khususnya dalam pengajaran dan pembelajaran pelafalan bahasa Inggris di kalangan pembelajar EFL/ESL.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain