Electronic Resource
Digital citizenship education at the early childhood level: how is it implemented? A systematic review
Users of technology are becoming younger over the years. Although the current generation of young children is often referred to as “digital natives,” this designation primarily reflects their intuitive engagement with digital tools rather than a comprehensive understanding of their responsible use. In contrast, fostering balanced, ethical, and safe digital behavior requires intentional education and support. This paper provides a systematic review of existing research on digital citizenship education in early childhood, aiming to clarify how core principles of digital citizenship are being introduced and implemented during the formative years. As digital citizenship education is not yet common at the ECE level, the main contribution of this study is the yielded insights, through in-depth analysis, on how digital citizenship education can be taught more effectively based on the gathered literature. The databases used for this systematic review were ProQuest Education, Web of Science, EBSCOhost, APA PsycInfo, ERIC, and Google Scholar. The related articles published until May 2024 were included in this review. Drawing on the PRISMA guidelines, we carefully selected 23 articles related to digital citizenship education for children 0 to 8 years old. Keywords were organized into two categories using the Boolean operator AND: (1) terms related to children (e.g., child*, preschool, kindergarten), and (2) “digital citizenship.” The findings demonstrate that the lessons towards digital citizenship can be more effective when integrated into core subjects with gamified and collaborative activities. The limitations and recommendations of the review are also discussed.
Pengguna teknologi semakin muda seiring berjalannya waktu. Meskipun generasi anak-anak saat ini sering disebut sebagai "penduduk asli digital", sebutan ini terutama mencerminkan keterlibatan intuitif mereka dengan perangkat digital, alih-alih pemahaman komprehensif tentang penggunaannya yang bertanggung jawab. Sebaliknya, menumbuhkan perilaku digital yang seimbang, etis, dan aman membutuhkan pendidikan dan dukungan yang terencana. Makalah ini memberikan tinjauan sistematis terhadap penelitian yang ada tentang pendidikan kewarganegaraan digital pada anak usia dini, yang bertujuan untuk mengklarifikasi bagaimana prinsip-prinsip inti kewarganegaraan digital diperkenalkan dan diterapkan selama tahun-tahun formatif. Karena pendidikan kewarganegaraan digital belum umum di tingkat PAUD, kontribusi utama dari penelitian ini adalah wawasan yang dihasilkan, melalui analisis mendalam, tentang bagaimana pendidikan kewarganegaraan digital dapat diajarkan secara lebih efektif berdasarkan literatur yang dikumpulkan. Basis data yang digunakan untuk tinjauan sistematis ini adalah ProQuest Education, Web of Science, EBSCOhost, APA PsycInfo, ERIC, dan Google Scholar. Artikel terkait yang diterbitkan hingga Mei 2024 disertakan dalam tinjauan ini. Berdasarkan pedoman PRISMA, kami dengan cermat memilih 23 artikel terkait pendidikan kewarganegaraan digital untuk anak usia 0 hingga 8 tahun. Kata kunci diurutkan ke dalam dua kategori menggunakan operator Boolean AND: (1) istilah yang berkaitan dengan anak-anak (misalnya, anak*, prasekolah, taman kanak-kanak), dan (2) "kewarganegaraan digital". Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menuju kewarganegaraan digital dapat lebih efektif jika diintegrasikan ke dalam mata pelajaran inti dengan aktivitas gamifikasi dan kolaboratif. Keterbatasan dan rekomendasi dari tinjauan ini juga dibahas.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain