Electronic Resource
Bridging the gap: an examination of teacher deployment in Cambodian preschools
The current study examines teacher deployment strategies in Cambodian preschools and identifies challenges related to the supply and deployment of teaching staff in early childhood education by assessing the adequacy, efficiency, and quality of teacher deployment. This study employs multiple approaches in data collection, including desk review of existing policies and literature, analysis of school-level administrative data, and in-depth interviews at the national, sub-national, and school levels. The findings from the study highlight the severe teacher shortage, uneven distribution of qualified teachers and disparities in teacher quality in Cambodian early childhood education. Newly graduated and well-trained preschool teachers are disproportionately deployed in urban areas, while preschool teachers in rural schools are not adequately trained to be preschool teachers. Existing efforts to expand preschool access are insufficient without simultaneously addressing the urgent need for properly trained preschool teachers. Based on these findings, the study offers policy recommendations, including scaling up pre-service training, strengthening teacher workforce planning through improved data systems, and implementing targeted incentives to ensure a more equitable and sustainable ECE teacher workforce.
Studi ini mengkaji strategi penempatan guru di prasekolah Kamboja dan mengidentifikasi tantangan terkait pasokan dan penempatan staf pengajar di pendidikan anak usia dini dengan menilai kecukupan, efisiensi, dan kualitas penempatan guru. Studi ini menggunakan berbagai pendekatan dalam pengumpulan data, termasuk tinjauan pustaka kebijakan dan literatur yang ada, analisis data administrasi tingkat sekolah, dan wawancara mendalam di tingkat nasional, subnasional, dan sekolah. Temuan studi ini menyoroti kekurangan guru yang parah, distribusi guru berkualitas yang tidak merata, dan disparitas kualitas guru di pendidikan anak usia dini Kamboja. Guru prasekolah yang baru lulus dan terlatih dengan baik ditempatkan secara tidak proporsional di wilayah perkotaan, sementara guru prasekolah di sekolah pedesaan tidak terlatih secara memadai untuk menjadi guru prasekolah. Upaya yang ada untuk memperluas akses prasekolah tidak akan cukup tanpa secara bersamaan mengatasi kebutuhan mendesak akan guru prasekolah yang terlatih dengan baik. Berdasarkan temuan ini, studi ini menawarkan rekomendasi kebijakan, termasuk meningkatkan pelatihan prajabatan, memperkuat perencanaan tenaga guru melalui sistem data yang lebih baik, dan menerapkan insentif yang tepat sasaran untuk memastikan tenaga guru PAUD yang lebih adil dan berkelanjutan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain