Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of How do generative artificial intelligence (AI) tools and large language models (LLMs) influence language learners’ critical thinking in EFL education? A systematic review
Penanda Bagikan

Electronic Resource

How do generative artificial intelligence (AI) tools and large language models (LLMs) influence language learners’ critical thinking in EFL education? A systematic review

Liu, Jing - Nama Orang; Bin Sihes, Ahmad Johari - Nama Orang;

As generative artificial intelligence (AI) tools and large language models (LLMs)-powered applications develop rapidly in the era of algorithms, it should be integrated thoughtfully to enhance English as a Foreign Language (EFL) teaching and learning without replacing learners’ critical thinking (CT). This study systematically analyzes the impact of generative AI tools and LLMs on language learners’ CT in EFL education using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) framework to identify, evaluate, and synthesize relevant studies from 2022 to 2025. A thorough review of 15 selected studies focuses on generative AI tools and LLMs’ dual nature, research methods, main focuses, theory and models, limitations and challenges, and future directions in the field based on Web of Science (WoS), SCOPUS, ERIC, ProQuest, and Google Scholar. The findings identified generative AI tools and LLMs possessed both the potential to nurture and the risk of hindering CT in EFL education. 66.67% of studies reported generative AI tools and LLMs’ positive role in CT, while 33.33% of studies reported its negative role in CT. Furthermore, 3 types of research methods, 3 key themes of research focus, and 4 groups of theoretical perspectives were examined. However, 4 kinds of limitations in this field remain, including research scope, user dependency, generative AI reliability, and pedagogical integration. Future research can focus on assessing long-term effects, broadening research scope, promoting responsible AI use, and refining pedagogical strategies. Finally, Limitations, implications and future direction of this study were discussed.

Bahasa Indonesia: Karena perangkat kecerdasan buatan (AI) generatif dan aplikasi bertenaga model bahasa besar (LLM) berkembang pesat di era algoritma, hal itu harus diintegrasikan dengan cermat untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) tanpa menggantikan pemikiran kritis (CT) pelajar. Studi ini secara sistematis menganalisis dampak perangkat AI generatif dan LLM pada CT pelajar bahasa dalam pendidikan EFL menggunakan kerangka kerja PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis studi yang relevan dari tahun 2022 hingga 2025. Tinjauan menyeluruh terhadap 15 studi terpilih berfokus pada perangkat AI generatif dan sifat ganda LLM, metode penelitian, fokus utama, teori dan model, keterbatasan dan tantangan, dan arah masa depan di bidang ini berdasarkan Web of Science (WoS), SCOPUS, ERIC, ProQuest, dan Google Scholar. Temuan tersebut mengidentifikasi perangkat AI generatif dan LLM memiliki potensi untuk memelihara dan risiko menghambat CT dalam pendidikan EFL. 66,67% studi melaporkan peran positif perangkat AI generatif dan LLM dalam CT, sementara 33,33% studi melaporkan peran negatifnya dalam CT. Lebih lanjut, 3 jenis metode penelitian, 3 tema utama fokus penelitian, dan 4 kelompok perspektif teoretis dikaji. Namun, terdapat 4 keterbatasan dalam bidang ini, termasuk cakupan penelitian, ketergantungan pengguna, keandalan AI generatif, dan integrasi pedagogis. Penelitian di masa mendatang dapat berfokus pada penilaian efek jangka panjang, perluasan cakupan penelitian, promosi penggunaan AI yang bertanggung jawab, dan penyempurnaan strategi pedagogis. Terakhir, keterbatasan, implikasi, dan arah masa depan studi ini dibahas.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Smart Learning Environments
No. Panggil
-
Penerbit
: Springer Nature., 2025
Deskripsi Fisik
Hal. 1 - 35
Bahasa
English
ISBN/ISSN
21967091
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
12, Article number: 48
Subjek
Critical Thinking
Large language models
Generative AI
EFL education
Systematic review
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Jing Liu, Ahmad Johari Bin Sihes and Ahmad Johari Bin Sihes
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • How do generative artificial intelligence (AI) tools and large language models (LLMs) influence language learners’ critical thinking in EFL education? A systematic review
    https://doi.org/10.1186/s40561-025-00406-0
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?