Electronic Resource
Artificial intelligence application for museum to experiential transformation of cultural heritage and learning
This study aims to explore the contributions of artificial intelligence (AI) applications in museums to the accessibility, interaction, and experiential transformation of cultural heritage. AI accelerates digital transformation in museums, enhancing visitor experiences by making them more interactive and personalized, while also aiding in the preservation and dissemination of cultural heritage. Designed as a qualitative research project, the study will employ descriptive content analysis. Participants will consist of a total of 110 university students from Kazakhstan, Korea, China, Turkey, the Turkish Republic of Northern Cyprus, and India. Data will be collected through semi-structured interview forms and analyzed using QDA Miner Lite software. This research broadly examines the integration of artificial intelligence into museums. It aims to investigate how AI-supported museum applications contribute to access to cultural heritage from the past to present, enhance museum experiences for civilizations and individuals from various cultural backgrounds, and make them more engaging and interactive. Additionally, it explores the effects of the digitization of cultural identity and heritage on individuals and the innovations AI brings to museum education and information processes. The primary objective of this research is to raise awareness about AI-supported museum applications and to emphasize the significance of the connection between technology and cultural heritage. Additionally, it aims to demonstrate the impact of artificial intelligence on the preservation and transmission of cultural heritage to future generations. In line with this expectation, it is anticipated that future studies will further integrate AI-supported applications into museums, thereby facilitating and enhancing the preservation and transmission of cultural heritage. The findings of this research provide evidence supporting this expectation. In light of these aspects, the study seeks to present projections and recommendations for the future of AI-supported museology.
Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi aplikasi kecerdasan buatan (AI) di museum terhadap aksesibilitas, interaksi, dan transformasi pengalaman warisan budaya. AI mempercepat transformasi digital di museum, meningkatkan pengalaman pengunjung dengan menjadikannya lebih interaktif dan personal, sekaligus membantu pelestarian dan penyebaran warisan budaya. Dirancang sebagai proyek penelitian kualitatif, studi ini akan menggunakan analisis konten deskriptif. Partisipan terdiri dari total 110 mahasiswa dari Kazakhstan, Korea, Tiongkok, Turki, Republik Turki Siprus Utara, dan India. Data akan dikumpulkan melalui formulir wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan perangkat lunak QDA Miner Lite. Penelitian ini secara luas mengkaji integrasi kecerdasan buatan ke dalam museum. Tujuannya adalah untuk menyelidiki bagaimana aplikasi museum yang didukung AI berkontribusi terhadap akses ke warisan budaya dari masa lalu hingga masa kini, meningkatkan pengalaman museum bagi peradaban dan individu dari berbagai latar belakang budaya, serta menjadikannya lebih menarik dan interaktif. Selain itu, studi ini mengeksplorasi dampak digitalisasi identitas dan warisan budaya terhadap individu dan inovasi yang dibawa AI ke dalam proses pendidikan dan informasi museum. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang aplikasi museum berbasis AI dan menekankan pentingnya hubungan antara teknologi dan warisan budaya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menunjukkan dampak kecerdasan buatan terhadap pelestarian dan transmisi warisan budaya kepada generasi mendatang. Sejalan dengan harapan ini, penelitian di masa mendatang diharapkan dapat mengintegrasikan aplikasi berbasis AI ke dalam museum lebih lanjut, sehingga memfasilitasi dan meningkatkan pelestarian dan transmisi warisan budaya. Temuan penelitian ini memberikan bukti yang mendukung harapan tersebut. Berdasarkan aspek-aspek ini, penelitian ini berupaya menyajikan proyeksi dan rekomendasi untuk masa depan museologi berbasis AI.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain