Electronic Resource
Drivers of shifting cultivation in Nagaland: crop cycles, crop selection, and management
In Nagaland, northeastern India, shifting cultivation (SC) is a traditional agricultural practice influenced by a wide range of ecological, social, and economic factors. This study analyzes the variables influencing crop selection and land management in changing cultivation practices. Focused group discussions (FGDs) were conducted across 20 villages selected from four districts: Dimapur, Kohima, Mokokchung, and Zunheboto. The analysis revealed that socio-cultural dynamics, economic pressures, and ecological considerations are intricately intertwined and significantly shape this traditional practice. The study concludes that although SC is rooted in tradition, it dynamically evolves in response to modern challenges. This study provides a foundation for understanding the complex interplay of factors influencing traditional agricultural practices and sets the stage for future research to promote sustainable, adaptive, and community-led agricultural practices.
Di Nagaland, India timur laut, perladangan berpindah (SC) merupakan praktik pertanian tradisional yang dipengaruhi oleh beragam faktor ekologi, sosial, dan ekonomi. Studi ini menganalisis variabel-variabel yang memengaruhi pemilihan tanaman dan pengelolaan lahan dalam perubahan praktik budidaya. Diskusi kelompok terfokus (FGD) dilakukan di 20 desa yang dipilih dari empat distrik: Dimapur, Kohima, Mokokchung, dan Zunheboto. Analisis ini mengungkapkan bahwa dinamika sosial budaya, tekanan ekonomi, dan pertimbangan ekologi saling terkait erat dan secara signifikan membentuk praktik tradisional ini. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun SC berakar pada tradisi, praktik ini berkembang secara dinamis sebagai respons terhadap tantangan modern. Studi ini memberikan landasan untuk memahami interaksi kompleks antara faktor-faktor yang memengaruhi praktik pertanian tradisional dan menyiapkan landasan bagi penelitian di masa mendatang untuk mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan, adaptif, dan berbasis masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain