Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of “I really think that you should speak out”: vocational students’ reactions to sexual harassment from patients and care recipients
Penanda Bagikan

Electronic Resource

“I really think that you should speak out”: vocational students’ reactions to sexual harassment from patients and care recipients

Hedlin, Maria - Nama Orang; Klope, Eva - Nama Orang;

Vocational education can have a significant role and important function in preparing students for work in professional fields where sexual harassment is common. Assistant nurses constitute a group that is at great risk of being subjected to sexual harassment by patients. Yet little is known about how vocational students training for the job react to the violations. The research question guiding this study is: How do students undergoing training for the assistant nurse vocation describe their reactions to being subjected to sexual harassment from patients and care recipients? The empirical material consists of focus group interviews with vocational students undergoing assistant nurse training in Swedish upper secondary school. The students who took part in the focus groups were in their third and final educational year. The groups comprised a total of 42 students, 32 women and 10 men. The students described three types of reaction; (1) experiencing discomfort and powerlessness, (2) trying to distract or interrupt and (3) speaking out. Speaking out is the reaction that may be considered the most appropriate, while at the same time being the one that is the most difficult to reconcile with prevailing femininity norms, implying that such a strategy can be perceived as impossible for those young women at risk of being subjected to sexual harassment.

Pendidikan vokasi dapat memiliki peran penting dan fungsi penting dalam mempersiapkan siswa untuk bekerja di bidang profesional di mana pelecehan seksual sering terjadi. Asisten perawat merupakan kelompok yang berisiko tinggi menjadi sasaran pelecehan seksual oleh pasien. Namun, sedikit yang diketahui tentang bagaimana siswa vokasi yang berlatih untuk pekerjaan itu bereaksi terhadap pelanggaran tersebut. Pertanyaan penelitian yang memandu studi ini adalah: Bagaimana siswa yang menjalani pelatihan untuk pekerjaan asisten perawat menggambarkan reaksi mereka terhadap pelecehan seksual dari pasien dan penerima perawatan? Materi empiris terdiri dari wawancara kelompok fokus dengan siswa vokasi yang menjalani pelatihan asisten perawat di sekolah menengah atas Swedia. Siswa yang mengambil bagian dalam kelompok fokus berada di tahun pendidikan ketiga dan terakhir mereka. Kelompok-kelompok itu terdiri dari total 42 siswa, 32 perempuan dan 10 laki-laki. Para siswa menggambarkan tiga jenis reaksi; (1) mengalami ketidaknyamanan dan ketidakberdayaan, (2) mencoba mengalihkan perhatian atau menyela dan (3) berbicara. Berbicara secara terbuka merupakan reaksi yang mungkin dianggap paling tepat, namun di saat yang sama menjadi reaksi yang paling sulit untuk disesuaikan dengan norma-norma kewanitaan yang berlaku, yang berarti bahwa strategi semacam itu dapat dianggap mustahil bagi para perempuan muda yang berisiko menjadi korban pelecehan seksual.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Empirical Research in Vocational Education and Training
No. Panggil
-
Penerbit
: Springer Nature., 2025
Deskripsi Fisik
Hal. 1 -15
Bahasa
English
ISBN/ISSN
18776345
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
17, Article number: 15
Subjek
Assistant nurses
Femininity
Healthcare
Masculinity
Sexual harassment
Vocational culture
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Maria Hedlin and Eva Klope
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • “I really think that you should speak out”: vocational students’ reactions to sexual harassment from patients and care recipients
    https://doi.org/10.1186/s40461-025-00191-7
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?