Electronic Resource
Comparing labor market performance of vocational and general school graduates in Indonesia: insights from stable and crisis conditions
This study seeks to investigate the association between distinct tracks of secondary education—namely, vocational school (Sekolah Menengah Kejuruan, SMK) and general school (Sekolah Menengah Atas, SMA)—and two key labor market outcomes: the duration required for graduates to attain their initial employment and their resilience in the face of pandemic, as measured by changes in average monthly income. While the former sheds light on the outcome under typical circumstances, the latter offers valuable insights into the outcome during periods of crisis. Focused on Indonesia, this research employs Heckman two-step model alongside ordinary least square (OLS) for the first outcome and ordered probit regression for the second. The research draws upon data extracted from the 2021 National Labor Force Survey (Survey Angkatan Kerja Nasional, SAKERNAS). Our results suggest that SMK provides an advantage in securing initial employment compared to SMA, with SMK graduates entering the workforce earlier than their counterparts. Moreover, in terms of resilience during the pandemic, as evidenced by changes in income, SMK graduates exhibit greater resilience, with a higher likelihood of maintaining or even increasing their income compared to SMA graduates. These findings offer valuable implications for both theoretical understanding and practical considerations.
Studi ini berupaya menyelidiki hubungan antara jalur pendidikan menengah yang berbeda—yaitu, sekolah kejuruan (SMK) dan sekolah umum (SMA)—dan dua hasil pasar tenaga kerja utama: durasi yang dibutuhkan bagi lulusan untuk mencapai pekerjaan awal mereka dan ketahanan mereka dalam menghadapi pandemi, sebagaimana diukur dengan perubahan pendapatan bulanan rata-rata. Sementara yang pertama menjelaskan hasil dalam keadaan umum, yang terakhir menawarkan wawasan berharga tentang hasil selama periode krisis. Berfokus pada Indonesia, penelitian ini menggunakan model dua langkah Heckman bersama kuadrat terkecil biasa (OLS) untuk hasil pertama dan regresi probit terurut untuk yang kedua. Penelitian ini memanfaatkan data yang diambil dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) 2021. Hasil kami menunjukkan bahwa SMK memberikan keuntungan dalam mengamankan pekerjaan awal dibandingkan dengan SMA, dengan lulusan SMK memasuki dunia kerja lebih awal daripada rekan-rekan mereka. Lebih lanjut, dalam hal ketahanan selama pandemi, sebagaimana dibuktikan oleh perubahan pendapatan, lulusan SMK menunjukkan ketahanan yang lebih besar, dengan kemungkinan lebih tinggi untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan pendapatan mereka dibandingkan lulusan SMA. Temuan ini menawarkan implikasi berharga, baik untuk pemahaman teoretis maupun pertimbangan praktis.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain