Electronic Resource
Beyond the gradebook: embracing the potentials of teacher assessment identity (TAI) in (re)shaping English language professors’ professional development and success in higher education
Teacher assessment identity (TAI) has recently positioned itself in the body of literature on second/foreign language (L2) teacher education research. However, the way it contributes to teachers’ professional performance and professionalism has remained blurry to date. To fill this lacuna, this qualitative study was grounded in a poststructuralist perspective on identity to explore the contributions of TAI to English as a foreign language (EFL) teachers’ professional development and success. To this end, a sample of 21 Iranian university instructors was non-randomly selected to attend an interview and compose a narrative frame. The results of thematic analysis, obtained by MAXQDA software, evinced that TAI had facilitated the participants’ professional development by “promoting assessment literacy”, “fortifying professional identity”, “increasing assessment confidence and agency”, and “fostering a fair and just assessment”. Furthermore, it was found that TAI led to teachers’ professional success by “increasing students’ academic emotions and outcomes”, “enhancing teachers’ community recognition and reputation”, “aligning and fulfilling teaching, assessment, and curriculum objectives”, and “boosting teachers’ positive psycho-emotional factors”. These findings collectively suggest that TAI operates as a meta-competency—one that transcends the conventional boundaries between assessment capacity and broader professional growth in L2 education.
Identitas Penilaian Guru (TAI) baru-baru ini menempatkan dirinya dalam literatur penelitian pendidikan guru bahasa kedua/asing (L2). Namun, cara TAI berkontribusi terhadap kinerja profesional dan profesionalisme guru masih belum jelas hingga saat ini. Untuk mengisi kekosongan ini, studi kualitatif ini didasarkan pada perspektif poststrukturalis tentang identitas untuk mengeksplorasi kontribusi TAI terhadap pengembangan profesional dan kesuksesan guru bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Untuk tujuan ini, sampel 21 dosen universitas Iran dipilih secara non-acak untuk mengikuti wawancara dan menyusun kerangka naratif. Hasil analisis tematik, yang diperoleh menggunakan perangkat lunak MAXQDA, menunjukkan bahwa TAI telah memfasilitasi pengembangan profesional peserta dengan “mempromosikan literasi penilaian”, “menguatkan identitas profesional”, “meningkatkan kepercayaan diri dan otonomi dalam penilaian”, dan “mendorong penilaian yang adil dan jujur”. Selain itu, ditemukan bahwa TAI berkontribusi pada kesuksesan profesional guru dengan “meningkatkan emosi akademik dan hasil belajar siswa”, “memperkuat pengakuan dan reputasi guru di komunitas”, “menyelaraskan dan memenuhi tujuan pengajaran, penilaian, dan kurikulum”, serta “memperkuat faktor psikologis dan emosional positif guru”. Temuan-temuan ini secara kolektif menunjukkan bahwa TAI beroperasi sebagai kompetensi meta—satu yang melampaui batas konvensional antara kapasitas penilaian dan pertumbuhan profesional yang lebih luas dalam pendidikan bahasa kedua (L2).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain