Electronic Resource
Dari “Klasik” ke “Puisi”: Studi Subteks Terjemahan Terpilih Burton Watson dari Kitab Lagu 50 Mao Xiyu = 是誰殺死了郭素娥?——論時局下女性身份與原始生命強力的交叉性
摘要 本文對伯頓・沃森(Burton Watson)《 詩 經 》 選 譯 的 副 文 本 進 行 批 判 性 分 析 , 探
討他如何在學術性與詩意性之間取得平衡。文章揭示了沃森在保持詩歌簡潔性的同時,
如何幫助西方讀者理解中國古典詩歌中的文化與歷史背景。他對註釋的使用極為克制,
這雖然有效保留了詩歌的流暢性,但也可能導致部分文化內涵的簡化。從強調學術性的
“厚重翻譯”到注重詩意和普世性的翻譯方式,這一範式轉變不僅反映了西方對中國古
典詩歌的認知變化,也革新了對副文本的傳統認識,為未來的翻譯實踐開拓了新的可能
性。
關鍵詞 古典漢詩英譯、《詩經》、註釋使用、副文本、伯頓・沃森
Makalah ini menyajikan analisis kritis terhadap subteks dalam terjemahan terpilih Burton Watson atas Kitab Lagu, dengan mengeksplorasi cara ia menyeimbangkan ketelitian akademis dan kepekaan puitis. Artikel ini mengungkapkan bagaimana Watson, sambil mempertahankan kesederhanaan puisi-puisi tersebut, membantu pembaca Barat memahami konteks budaya dan sejarah yang tertanam dalam puisi klasik Tiongkok. Penggunaan anotasi yang ia lakukan sangat terkendali, yang secara efektif mempertahankan kelancaran puisi-puisi tersebut namun juga dapat menyebabkan penyederhanaan konotasi budaya tertentu. Pergeseran paradigma ini—dari terjemahan akademis yang ketat (“heavy translation”) ke pendekatan yang menekankan keindahan puitis dan universalitas—tidak hanya mencerminkan perubahan persepsi Barat terhadap puisi klasik Tiongkok, tetapi juga mereinventasi pemahaman tradisional tentang subteks, membuka kemungkinan baru untuk praktik terjemahan di masa depan.
Kata kunci: Puisi klasik Tiongkok dalam terjemahan Inggris, Kitab Lagu, penggunaan catatan kaki, subteks, Burton Watson
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain