Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Measuring the Indonesian SMEs’ capabilities for sociodynamic and disruptive innovation: the case for gaining resilience and sustainability
Penanda Bagikan

Electronic Resource

Measuring the Indonesian SMEs’ capabilities for sociodynamic and disruptive innovation: the case for gaining resilience and sustainability

Panjaitan, Jenri M. P. - Nama Orang; Darwin, Muhadjir - Nama Orang; Sumiyana, Sumiyana - Nama Orang; Wiva , Wivaqussaniyyah - Nama Orang; Setyowati, Servatia M. - Nama Orang;

Owing to the evolution of information and technology, SMEs intensively get information about future probable economic benefits for their internal businesses. Furthermore, by adapting to the dynamics of their business environment, SMEs encourage themselves to carry out disruptive innovations that create distinctive products and new market segments, improving their aggregative competencies and overall business. Therefore, this study investigates whether SMEs in Indonesia posit and employ sociodynamic factors and disruptive innovation to gain resilience and sustainability. Moreover, it explores the importance of the government's strategic policy formulation in connection with the embeddedness of sociodynamic factors and disruptive innovation in SMEs’ businesses. Methodologically, within a qualitative approach, this study comprehensively collected its data through three methods: in-depth interviews, observations, and document studies. In addition, it utilised purposive criteria to select high-quality informants from Indonesian SMEs, achieving minimum response bias. Thus, firstly, this paper demonstrates the sequential reasons Indonesian SMEs have overcome economic downturns using sociodynamic factors and disruptive innovation. Secondly, this study shows that the Indonesian Ministry of SMEs has issued fallacious policies focusing on the digital economy. This ministry should encourage SMEs to have a bundled knowledge of sociodynamics and disruptive innovation. Thirdly, this study contradicts the evidence of the barriers to Indonesian SMEs’ capability enhancements via digital transformation by evidencing that most SMEs adopt low-single-platform information.

Seiring dengan perkembangan informasi dan teknologi, UMKM secara intensif memperoleh informasi mengenai manfaat ekonomi potensial di masa depan untuk bisnis internal mereka. Selain itu, dengan beradaptasi terhadap dinamika lingkungan bisnis mereka, UMKM mendorong diri mereka untuk melaksanakan inovasi disruptif yang menciptakan produk unik dan segmen pasar baru, sehingga meningkatkan kompetensi agregat dan kinerja bisnis secara keseluruhan. Oleh karena itu, penelitian ini menyelidiki apakah UMKM di Indonesia mengidentifikasi dan menerapkan faktor-faktor sosiodinamik dan inovasi disruptif untuk memperoleh ketahanan dan keberlanjutan. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi pentingnya formulasi kebijakan strategis pemerintah terkait dengan keterkaitan faktor-faktor sosiodinamik dan inovasi disruptif dalam bisnis UMKM. Secara metodologis, dalam pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data secara komprehensif melalui tiga metode: wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Selain itu, penelitian ini menggunakan kriteria purposif untuk memilih informan berkualitas tinggi dari UKM Indonesia, sehingga mencapai bias respons minimal. Dengan demikian, pertama-tama, makalah ini menunjukkan alasan berurutan mengapa UKM Indonesia mampu mengatasi resesi ekonomi dengan memanfaatkan faktor-faktor sosiodinamik dan inovasi disruptif. Kedua, penelitian ini menunjukkan bahwa Kementerian UMKM Indonesia telah mengeluarkan kebijakan yang keliru yang berfokus pada ekonomi digital. Kementerian ini seharusnya mendorong UMKM untuk memiliki pemahaman terpadu tentang dinamika sosial dan inovasi disruptif. Ketiga, penelitian ini bertentangan dengan bukti adanya hambatan dalam peningkatan kemampuan UMKM Indonesia melalui transformasi digital, dengan menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM mengadopsi platform informasi tunggal yang rendah.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Journal of Innovation and Entrepreneurship
No. Panggil
-
Penerbit
: Springer Nature., 2025
Deskripsi Fisik
Hal. 1 - 22
Bahasa
English
ISBN/ISSN
21925372
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
14, Article number: 130
Subjek
Sociodynamics
Disruptive innovation
Sustainability
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Jenri M. P. Panjaitan, Muhadjir Darwin, Sumiyana Sumiyana, Wivaqussaniyyah Wiva, Servatia M. Setyowati
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Measuring the Indonesian SMEs’ capabilities for sociodynamic and disruptive innovation: the case for gaining resilience and sustainability
    https://doi.org/10.1186/s13731-025-00557-x
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?