Electronic Resource
Developing and validating the scale of language teachers’ computational thinking competency in Computer Assisted Language Learning (LTCCTCALL): Empowering language teaching by cultivating the heart of the 21st-century digital skill
In recognition of the integration of Information and Communications Technology (ICTs) along with Artificial Intelligence (AI) into education, several educational organizations have recommended cultivating 21st-century digital skills as part of every educational curriculum. The computational thinking skill, which is at the core of 21st-century digital skills, has gained research in several fields, such as physics and psychology (Barkela et al., 2024). However, applied linguistics and computer-assisted language learning (CALL) have overlooked this crucial skill, which might stem from the lack of language teachers’ computational thinking competency. For this reason, in the present study the researchers developed a new theoretical framework, and it’s corresponding scale specifically designed for applied linguistics and CALL, namely the Language Teachers’ Computational Thinking Competency in Computer Assisted Language Learning (LTCCTCALL). Using deductive and inductive methods, the researchers developed the items, followed by a validation process that used the Rasch-Andrich rating scale model (RSM) to assess the scale’s item difficulty and validity using Exploratory Factor Analysis (EFA) and Confirmatory Factor Analysis (CFA). LTCCTCALL was validated with five factor structures that included 15 items in the Iranian EFL context, involving 273 Iranian in-service language teachers.
Sebagai pengakuan atas integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bersama dengan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan, beberapa organisasi pendidikan telah merekomendasikan pengembangan keterampilan digital abad ke-21 sebagai bagian dari kurikulum pendidikan. Keterampilan berpikir komputasional, yang menjadi inti dari keterampilan digital abad ke-21, telah menjadi subjek penelitian di berbagai bidang, seperti fisika dan psikologi (Barkela dkk., 2024). Namun, linguistik terapan dan pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer (CALL) telah mengabaikan keterampilan penting ini, yang mungkin disebabkan oleh kurangnya kompetensi pemikiran komputasional pada guru bahasa. Oleh karena itu, dalam studi ini, para peneliti mengembangkan kerangka teoritis baru dan skala yang sesuai, yang dirancang khusus untuk linguistik terapan dan CALL, yaitu Kompetensi Pemikiran Komputasional Guru Bahasa dalam Pembelajaran Bahasa dengan Bantuan Komputer (LTCCTCALL). Menggunakan metode deduktif dan induktif, para peneliti mengembangkan item-item skala, diikuti dengan proses validasi yang menggunakan model skala penilaian Rasch-Andrich (RSM) untuk menilai kesulitan dan validitas item skala menggunakan Analisis Faktor Eksploratori (EFA) dan Analisis Faktor Konfirmatory (CFA). LTCCTCALL divalidasi dengan lima struktur faktor yang mencakup 15 item dalam konteks EFL Iran, melibatkan 273 guru bahasa Iran yang sedang bertugas.
Translated with DeepL.com (free version)
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain