Text
Gerakan perempuan muslim progresif Indonesia: studi kasus organisasi-organisasi di Jawa tahun 1990-2010 (bagian kedua)
Penelitian ini menyoroti bagaimana organisasi-organisasi seperti Fatayat NU, Rahima, Fahmina Institute, dan Divisi Perempuan LKiS memperjuangkan kesetaraan gender, hak-hak perempuan, pluralisme, serta demokrasi melalui pendekatan berbasis tradisi pesantren dan nilai-nilai Islam progresif. Artikel ini juga menguraikan tantangan dari kelompok Muslim puritan seperti Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) dan perempuan PKS yang menolak konsep kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Dengan menggunakan kerangka teori gerakan sosial baru, penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi-organisasi tersebut berhasil mendorong agenda kesetaraan gender dan hak-hak perempuan menjadi bagian dari kebijakan negara di era Reformasi, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam ranah publik dan politik.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain