Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mencari titik-temu agama dan sains: sebuah perpspektif Islam
Penanda Bagikan

Text

Mencari titik-temu agama dan sains: sebuah perpspektif Islam

Kautsar Azhari Noer - Nama Orang;

Artikel ini membahas upaya menemukan titik-temu antara agama dan sains dari perspektif Islam. Sejarah peradaban Islam menunjukkan bahwa tradisi keilmuan dan spiritualitas pernah berjalan beriringan, melahirkan kemajuan dalam filsafat, kedokteran, matematika, dan astronomi. Namun, modernisasi seringkali menimbulkan dikotomi antara sains sebagai pengetahuan empiris dan agama sebagai sumber nilai transenden. Penulis menekankan bahwa Islam memiliki prinsip integratif yang menempatkan ilmu sebagai bagian dari ibadah dan pencarian kebenaran. Dengan mengedepankan konsep tauhid sebagai landasan epistemologi, sains dipandang bukan sebagai ancaman, melainkan sarana untuk memahami ciptaan Allah. Artikel ini mengusulkan paradigma dialogis yang menekankan keterbukaan, etika, dan tanggung jawab moral, sehingga agama dan sains dapat saling melengkapi dalam membangun peradaban yang berkeadilan dan berkelanjutan.

This article explores efforts to find common ground between religion and science from an Islamic perspective. The history of Islamic civilization demonstrates that scientific traditions and spirituality once coexisted, fostering advancements in philosophy, medicine, mathematics, and astronomy. However, modernization has often created a dichotomy between science as empirical knowledge and religion as a source of transcendent values. The author emphasizes that Islam offers an integrative principle that regards knowledge as part of worship and the pursuit of truth. By grounding epistemology in the concept of tauhid, science is seen not as a threat but as a means to understand God’s creation. The article proposes a dialogical paradigm that highlights openness, ethics, and moral responsibility, enabling religion and science to complement each other in building a just and sustainable civilization.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Titik-temu jurnal dialog peradaban
No. Panggil
Rak Agama
Penerbit
Jakarta : Nurcholish Madjid Society (NCMS)., 2015
Deskripsi Fisik
Hal. 103 - 134
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
19795394
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 7, No. 2, Januari - Juni
Subjek
islam
Dialog agama-sains
Agama dan sains
Epistemologi Islam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Kautsar Azhari Noer
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?