Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kedudukan dan peranan ulama dalam Islam
Penanda Bagikan

Text

Kedudukan dan peranan ulama dalam Islam

Nurcholish Madjid - Nama Orang;

Artikel ini mengkaji kedudukan dan peranan ulama dalam tradisi Islam sebagai pewaris para nabi (waratsat al-anbiya) dan penjaga otoritas keilmuan serta moral umat. Ulama tidak hanya berfungsi sebagai pengajar ilmu agama, tetapi juga sebagai penafsir teks suci, pembimbing spiritual, dan pengawal nilai-nilai etika dalam kehidupan sosial. Sejarah Islam menunjukkan bahwa ulama berperan penting dalam membentuk peradaban, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta menjaga keseimbangan antara otoritas politik dan moral. Di era modern, peran ulama menghadapi tantangan baru berupa globalisasi, perkembangan sains, dan dinamika sosial yang kompleks. Artikel ini menekankan perlunya ulama mengintegrasikan tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan kontekstual, sehingga tetap relevan dalam menjawab persoalan umat kontemporer. Dengan demikian, ulama diharapkan mampu menjadi teladan moral, penghubung antara agama dan masyarakat, serta mitra kritis dalam membangun peradaban Islam yang berkeadilan dan berkelanjutan.

This article examines the position and role of scholars (ulama) in Islamic tradition as heirs of the prophets (waratsat al-anbiya) and guardians of religious knowledge and moral authority. Ulama serve not only as teachers of religious sciences but also as interpreters of sacred texts, spiritual guides, and custodians of ethical values in social life. Islamic history demonstrates their crucial role in shaping civilization, advancing knowledge, and maintaining balance between political and moral authority. In the modern era, ulama face new challenges such as globalization, scientific development, and complex social dynamics. The article emphasizes the need for ulama to integrate classical scholarly traditions with contextual approaches to remain relevant in addressing contemporary issues. Thus, ulama are expected to act as moral exemplars, mediators between religion and society, and critical partners in building a just and sustainable Islamic civilization.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Titi-temu jurnal dialog peradaban
No. Panggil
Rak Agama
Penerbit
Jakarta : Nurcholish Madjid Society (NCMS)., 2014
Deskripsi Fisik
Hal. 147-152
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
19795394
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 6, No. 2, Januari - Juni
Subjek
Ulama
Otoritas keilmuan
Etika dan moral
Tantangan modern
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nurcholish Madjid
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?