Text
Perspektif feminisme: interseksionalitas dan covid-19
Penulis berargumentasi untuk menggunakan landasan teori baru karena kegagalan perspektif Pengarusutamaan Gender dalam melihat persoalan terkait gender. Penulis mengajukan pendekatan interseksionalitas sebagai pendekatan yang mampu melihat persoalan COVID-19 dan implikasinya yang bukan hanya pada gender (laki-laki dan perempuan) tetapi juga pada ras, etnisitas, kelas, LGBTQIA dan kelompok-kelompok minoritas lainnya. Penulis menekankan konsep critical praxis, yaitu bukan saja menggunakan pertanyaan-pertanyaan kritis tetapi juga berpijak pada aktivisme untuk perubahan sosial secara total.
The author argues for using a new theoretical foundation and criticizes Gender Mainstreaming perspective in issues related to gender. The author proposes an intersectionality approach that can critically see the problem of Covid-19 and its implications to not only gender relations (men and women) but also race, ethnicity, class, LGBTQIA, and other minority groups. The author emphasizes the concept of critical praxis, which uses both critical questions and activism for total social change.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain