Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Penggunaan Jargon oleh Komunitas Waria di Jejaring Sosial 'Facebook'

Garing, Jusmianti - Nama Orang;

Jargon yang digunakan oleh komunitas waria di jejaring sosial 'facebook' sangat menarik untuk dipahami karena jargon tersebut memiliki bentuk, ciri, dan makna tersendiri dalam pengungkapannya. Tulisan ini membincangkan tentang penggunaan jargon waria di jejaring sosial 'facebook' dengan menggunakan parameter semantik. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk jargon yang digunakan oleh komunitas waria di jejaring sosial 'facebook' dan menjelaskan jenis semantik dan perubahan makna apa saja yang ditimbulkan dari jargon tersebut. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik catat dan simak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima puluh tiga bentuk jargon yang digunakan oleh komunitas waria di jejaring sosial 'facebook', yakni ate, eke/eike, yey, ses, astajim, mengondek, menyabong, res/ress, le/lek/leee, mawar, ono, seljes/seljong, bo, kulo, lekes, mehong, cuccok, ce, nekk, sindang, ceu, libra, chinese, centes, peges-peges, mekong, tinta, bae, kentilas, heywanat, cacamarica, ojo, polo/polonia, mursid/mursida, bosnia, megang, kereles, kempinsky, endes, sahaja, bue, perez, dese, merongin, malides, mojang, priwi, kinyis-kinyis, cuss, eim/em, say, abudebes, dan bye. Jargon-jargon tersebut dibentuk berdasarkan jenis makna leksikal, gramatikal, denotatif, konotatif, kontekstual, situational, referensial, dan tematis. Selain itu, jargon tersebut pula memiliki relasi makna dan aspek makna, Relasi makna, yakni sinonim dan antonym, sedangkan aspek makna adalah aspek perasaan, nada, dan tujuan. Selanjutnya, ada beberapa jargon yang mengalami perubahan makna, yakni makna total, makna luas, dan menggunakan parameter diakronis, seperti bosnia, mursid, polo astajim, mawar, dan bye.

Jargon that used by transgender community in social networking facebook' is really interesting to understand because the jargon has a form and meaning itself in its disclosure.
The research discusses of
using of transgender community in social
networking facebook' by using semantic parameter. The research aims to describe the jargon forms that used by transgender community in social networking facebook' and discusses the type of semantics and changes of meaning generated from the jargons. The method used of this research is qualitative descriptive by using noting and scrutinizing technique. The result shows that there are fifty-three of jargons used by transgender community in social networking facebook. Those jargons are ate, ekeleike, yey, ses, astajim, mengondek, menyabong, res/ress, le/lek/leee, mawar, ono, seljes/seljong, bo, kulo, lekes, mehong, cuccok, ce, nekk, sindang, ceu, libra, chinese, centes, peges-peges, mekong, tinta, bae, kentilas, heywanat, cacamarica, ojo, polo/polonia, mursid/mursida, bosnia, megang, kereles, kempinsky, endes, sahaja, bue, perez, dese, merongin, malides, mojang, priwi, kinyis-kinyis, cuss, eim/em, say, andbye. The jargons are formed based on the type of semantic, namely lexical meaning, grammatical meaning, denotative meaning, connotative meaning, contextual meaning, situational meaning, and thematic meaning.
Furthermore, the jargons have also a relation of meaning and aspect of meaning. The relation of meaning is synonym and antonym, while, the aspect of meaning is feeling, tone, and intention. Then, there are some of jargons that undergo change the meaning, that is total meaning, broad meaning, and using diachronic parameter, such, bosnia, mursid, polo astajim, mawar, and bye.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
RANAH Jurnal Kajian Bahasa
No. Panggil
Rak Bahasa
Penerbit
Jakarta : Kemendikbud., 2017
Deskripsi Fisik
Hal. 1-29
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
23388528
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Volume 6, Nomor 1
Subjek
Waria
Jargon Cacamarica
Facebook
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Jusmianti Garing
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?