Text
Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Konvergensi Pendapatan Perkapita antar Kabupaten/Kota di Indonesia
Dengan menggunakan data panel 505 kabupaten/kota di Indonesia selama periode pelaksanaan desentralisasi sejak tahun 2001 sampai dengan 2017, penelitian ini bertujuan untuk menguji tentang indikasi konvergensi perekonomian antar daerah di Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh kebijakan desentralisasi fiskal terhadap konvergensi pendapatan per kapita antar daerah di Indonesia. Indikator desentralisasi fiskal pada penelitian ini menggunakan indikator pendapatan daerah dan indikator belanja daerah. Indikator pendapatan daerah terdiri dari pendapatatan asli daerah, dana bagi hasil, dan dana transfer. Indikator belanja daerah fokus pada belanja sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Menggunakan analisis konvergensi statis, penelitian ini menemukan bukti bahwa terjadi konvergensi pendapatan per kapita antar kabupaten/kota di Indonesia. Analisis konvergensi dinamis dengan model absolute convergence dan conditional convergence. Hasil estimasi model absolute convergence menunjukkan terjadinya konvergensi pendapatan per kapita antar kabupaten/kota di Indonesia dengan tingkat konvergensi sebesar 7 persen. Sedangkan hasil estimasi model conditional convergence menghasilkan tingkat konvergensi sebesar 18 persen ketika tenaga kerja, investasi, angka partisipasi pendidikan, dan indikator desentralisasi fiskal disertakan dalam model. Berdasarkan hasil estimasi maka kunci untuk meningkatkan kecepatan konvergensi pendapatan per kapita antar daerah adalah pemerintah daerah harus meningkatkan kualitas belanja mengacu pada prinsip value for money.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain