Text
Strategi dalam Penanganan Penyebaran COVID-19 Melalui Kebijakan PSBB
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penanganan penyebaran covid-19 melalui kebijakan PSBB dan dampak pandemi Covid-19 terhadap kesehatan, ekonomi, sosial, keamanan serta politik. Kajian ini, diharapkan dapat memberikan desain model strategi yang ideal dalam penanganan penyebaran covid-19 dalam rangka mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada masa pandemi covid-19. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mix method) dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) serta pengumpulan dokumen yang terkait dengan permasalahan penelitian. Key informan penelitian adalah Tim Gugus Tugas Covid-19 dan personel Polri yang terlibat langsung dalam pelaksanaan PSBB serta masyarakat yang terdampak covid-19. Hasil penelitian yang dilakukan pada 3 (tiga) Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia menunjukkan, bahwa secara sosio-kultural nilai atau tujuan utama kebijakan PSBB yang diterapkan oleh pemerintah dalam penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 belum sesuai harapan. Akibat implementasi yang tidak maksimal berimplikasi pada terganggunya pelayanan kesehatan secara umum (aspek kesehatan), melonjaknya beban biaya hidup dan frustasi masyarakat (aspek sosial), penutupan pada sektor kegiatan usaha yang berdampak pada peningkatan pengangguran (aspek ekonomi), terjadi peningkatan eskalasi kejahatan ± 5-10% terutama kejahatan konvensional (penyelewengan Bansos, dan berita hoax) serta rendahnya dukungan politik dari institusi pembuat undang-undang terkait penanganan Covid-19.
This study aims to examine strategies for handling the spread of COVID-19 through the PSBB policy and the impact of the Covid-19 pandemic on health, economy, social, security and politics. This study is expected to provide an ideal strategic model design in handling the spread of COVID-19 in order to prevent security and public disturbances during the COVID-19 pandemic. The research approach uses a quantitative and qualitative approach (mixed methods) by collecting in-depth interview data and Focus Group Discussions (FGD) as well as collecting documents related tu research problems. Key informants for the research are the Covid-19 Task Force Team and Polri personnel who are directly involved in the implementation of the PSBB as well as the community that inhibits COVID-19. The results of research conducted on 3 (three) Regional Police (Polda) in Indonesia show that socio-culturally the PSBB policy implemented by the government in handling and overcoming the Covid-19 pandemic has not lived up to expectations. The maximum impact has implications for the disruption of health services in general (health aspects), soaring living burdens and community frustration (social aspects), closures in the activity sector that have an impact on increasing economic aspects, an increase in crime escalation of 5-10%, especially conventional crimes (social assistance fraud, and hoax news) as well as low political support from law-making institutions related to the handling of Covid-19
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain