Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Sebelas Patriot: Representasi Perlawanan Masyarakat Melayu Terhadap Belanda Melalui Sepakbola

Mareta, Rhillaeza - Nama Orang;

Fakta bahwa beragam karya sastra yang sarat akan jejak rekam potret zaman suatu bangsa masih terus dilahap hingga kini kian menyeruak. Dalam karya tersebut, terdapat "kegelisahan" masyarakat yang terwakilkan dan tergambarkan. Warton meyakini pula bahwa sastra adalah gudang adat-istiadat, buku sumber sejarah peradaban, teruta-ma sejarah bangkit dan runtuhnya semangat keksatriaan. Dengan membaca karya sastra berkarakter demikian, khalayak pembaca dapat meraup pengetahuan tentang sejarah dan budaya bangsa di belahan bumi bagian mana saja. Berdasarkan hal-hal tersebut, menarik kiranya untuk menggali kedekatan hubungan antara suatu karya sastra yang terasa begitu merekam potret zaman dengan torehan sejarah sesungguhnya. Adalah Sebelas Patriot, novel teranyar karya Andrea Hirata yang sarat akan potret masyarakat Melayu di Belitung pada zaman penjajahan Belanda sekitar tahun 1945. Dalam tulisan ini, penulis berusaha menganalisis kedekatan unsur sejarah juga warna lokal yang digambarkan Hirata dalam novel Sebelas Patriot dengan fakta-fakta yang tercatat dalam data sejarah sesungguhnya. Kekuatan topik sepakbola yang menjangkiti masyarakat Melayu terjajah sebagai bahasan kuat dalam novel akan turut dipaparkan pula sepanjang sajian. Pada bagian simpulan, penulis meyakini bahwa Sebelas Patriot kiranya penting dianggap sebagai karya sastra yang mengungkap sejarah dan kondisi sosial juga budaya masyarakat Melayu di Belitung pada zaman pendudukan Belanda dengan gaya penceritaan yang mengalir. Karya ketujuh Hirata ini tak kalah bersinar pula dengan karya-karya terdahulunya dalam menyengat dan mengobarkan semangat kebangsaan anak negeri.

The fact that various literary works filled with track record of the portrait of a nation's era are still devoured until now increasingly emerges. In those works, there are
"anxieties" in the society that are represented and described. Warton also believed that literature is a repository of tradition, resource books of history civilization, especially history of the rise and fall of the spirit of chivalry. By reading literatures with such characteristics, readers are able to obtain knowledge of the history and culture of any nations in any hemispheres. It is Sebelas Patriot, the latest novel by Andrea Hirata, that is rich in portrait of Malay society in Belitung in the Dutch colonial era circa 1945. In this paper, the writer tried to delve Hirata's effort in concocting his perceptions of the historical facts that exist.
The power of football topic that plagued the colonized Malay society as a strong discussion in this novel would also be explained along the course. At the conclusion, writer believed that Sebelas Patriot is presumably important to be considered as a very realistic historical background literature and completed with social and culture conditions of Malay society in Belitung in the Dutch colonial era in a flowing narrative style. This Hirata's seventh work here is also no less shining than his previous works in charging and kindling the nationalism spirit of the young generation.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Jentera Jurnal Kajian Sastra
No. Panggil
Rak Bahasa
Penerbit
Jakarta : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan., 2012
Deskripsi Fisik
Hal. 41-55
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9772089292621
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Volume 2, Nomor 1
Subjek
SEJARAH
Sebelas Patriot
Andrea Hirata
Belitong
Warna lokal
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Rhillaeza Maretna
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?