Database Jurnal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

"Antara Timur dan Barat": Merefleksikan Pendidikan Karakter Indonesia Melalui Pemikiran Sutan Takdir Alisjahbana

Rahman, Fadly - Nama Orang;

Persoalan seputar benturan peradaban Timur dan Barat sebagaimana dicetuskan oleh Edward Said dengan Orientalisme-nya dan Hassan Hanafi dengan Oksidentalisme-nya masih menjadi hal yang menarik untuk didiskusikan saat ini. Bukan hanya terjadi di negara-negara bekas jajahan Barat/Eropa, persoalan itu juga terjadi di negara-negara Barat sendiri. Bedanya, jika di negara-negara Barat, tradisi-tradisi Timur dilirik sebagai wujud dari pelepasan rasa penat masyarakatnya terhadap berbagai praktik modernitas, maka sebaliknya di negara-negara Timur masyarakatnya justru terus mencoba terbuka menyerap modernitas Barat dan pada saat bersamaan berupaya mempertahankan nilai-nilai tradisinya. Artikel ini mencoba membahas persoalan tersebut dalam ruang lingkup Indonesia. Dengan membahas dan merefleksikan pemikiran terkait "polemik kebudayaan" yang pernah dipantik oleh Sutan Takdir Alisjahbana pada 1935, tulisan ini mencoba untuk meretas masalah benturan antara Timur dan Barat di Indonesia sebagai suatu hal yang kini terlupakan dalam upaya membangun pendidikan karakter bangsa.

The arguing issues of Eastern and Western civilizations as performed by Edward Said with his Orientalism and Hassan Hanafi with his Occidentalism are still interesting to discuss today. Not only in the countries of the former Western/European colonies, but the problem also occurs in Western countries hemselves. A different condition happens. People in Western countries see that Eastern traditions are manifestation of relieving the community's fatigue towards various practices of modernity, whereas those in Eastern ones try to countinue absorb the Western modernity as something valuable and try to keep it for their life. This article discusses this issue within Indonesian atmosphere. By discussing and reflecting on the thought related to the "cultural polemic" which was initiated by Sutan Takdir Alisjahbana in 1935, this paper tries to trace the issues of conflict between the East and West in Indonesia as a matter which is now forgotten in the efforts to build national character education.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Jantra Jurnal Sejarah dan Budaya
No. Panggil
Rak IPS
Penerbit
Yogyakarta : Balai Pelesian Nilai Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan., 2020
Deskripsi Fisik
Hal. 29-42
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
1907965
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Volume 15, Nomor 1
Subjek
BUDAYA
pendidikan karakter
Indonesia
Polemik Budaya
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Fadly Rahman
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Database Jurnal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?