Text
Male Gaze in Sekapur Sirih Jambi Dance
Tari Sekapur Sirih adalah tari penyambutan tamu agung di Jambi, Tari ini wajib dibawakan tuk menyambut tamu agung di bandara/pelabuhan. Ditarikan oleh 9 orang perempuan dan 3 lak laki seagai pengawal. Gerakan yang ditampilkan bersifat feminin yaitu gerak wanita sedang merias da Penulis membahas beroperasinya male gaze yang terjadi di dalam tari Sekapur Sirih Jambi. Male pure merupakan teori untuk membedah film. Penulis menggunakan teori ini untuk membedah seni pertunjukan yakni tari. Untuk melihat beroperasinya male gaze di dalam tari dapat dilihat dari panggung pertunjukan dan juga gerak tarinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan ali pustaka, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa beroperasinya male gare dalam sebuah seni pertunjukan taridapat dilihat dari bentuk panggung, pencahayaan dan gerak penari
Sekapur Sirih Dance is a welcoming dance for important guests in Jambi. This dance must be performed to welcome very important guests at the airport/port. This kind of dance is usually performed by 9 women and 3 men as bodyguards. This is very feminine showing the action of making up performed by the ladies. The article talks about the men's gaze in the Sekapur Sirih Jambi dance. The male gaze is theory for dissecting films. The author uses this theory to dissect the performing arts of dance. To see the operation, the male dancers' gaze can be seen from the stage and also from their movement. This research is qualitative research by conducting literature study, observation, and interview. The results of this study indicate that the operation of the male gaze in a dance performance can be seen from the form of the stage, lighting, and dancer movements.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain