Text
Peran Media dalam Pemasyarakatan Istilah Bahasa Indonesia (The Role of Media in Socializing Indonesian Language Terminology)
BAHASA asing dapat memengaruhi bahasa Indonesia karena kebutuhan masyarakat akan adanya kosakata yang dapat digunakan sebagai penyebutan suatu simbol. Ketika tidak menemukan kosakata bahasa Indonesia yang tepat, pengguna bahasa akan menggunakan bahasa asing atau bahasa daerah untuk mengungkapkan ide atau gagasannya. Akibatnya, bahasa yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah itu akan tersebar luas dalam penggunaan bahasa Indonesia. Salah satu upaya untuk menghindari meluasnya penggunaan bahasa asing, dibuatlah padanan istilah-istilah asing dalam bahasa Indonesia. Namun, padanan istilah asing tersebut banyak yang belum diketahui oleh para pengguna bahasa sehingga mereka masih banyak menggunakan istilah asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peran media dalam memperkenalkan istilah baru bahasa Indonesia kepada masyarakat pengguna bahasa.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media memiliki peranan yang sangat besar dalam pemasyarakatan istilah bahasa Indonesia.
FOREIGN language can influence Indonesian language a great deal for the society's need of a terms of reference for a symbol. The absence of a proper terms in Indonesian language for certain symbol encourages people to borrow foreign or local words to express their ideas. Such use would then spread out among the Indonesian speakers. To avoid it, Indonesian terminology was compiled but unfortunately it was not known yet by the Indonesian speakers. It resulted in the vast use of foreign words by the people. This article aims at describing the role of the media in introducing new words to the society using descriptive qualitative method and collecting data via literatur study. It showed that the media had a significant role in socializing Indonesian terminology.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain