Text
Arca Agastya: Jejak Pemujaan Masyarakat Sunda Kuna Dari Ciparay
Di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum merupakan bekas wilayah kerajaan Hindu-Buddha pada masa Sunda Kuna. Terbukti dengan ditemukannya beberapa peninggalan arkeologis yang berupa arca dan prasasti, mulai dari bagian hulu di Kabupaten Bandung hingga di bagian muara di daerah Kabupaten Karawang dan Bekasi. Salah satunya adalah Arca Agastya dari Ciparay, Kabupaten Bandung yang sekarang tersimpan di Museum Nasional.
Temuan arkeologis dari daerah Jawa Barat ini merupakan sumber unicum yang bisa digali lebih lanjut sebagai bukti sistem religi masyarakat Sunda Kuna di masa lalu.
Kata kunci: Citarum, Sunda, Agastya, Ciparay, Museum Nasional
Along the drainage basin of Citarum was a remains area of Hindu-Buddha kingdom in the Old Sunda era. It was proved by archaeological finds such as statues and inscriptions, from the upstream of Bandung until the estuary in Karawang and Bekasi. One of the findings is the Statue of Agastya from Ciparay that is now placed in National Museum.
This achaeological finds of West Java region are the unicum source that need to be further explored as the trace of religion system of the Old Sundanese from the past.
Keywords: Citarum, Sunda, Agastya, Ciparay, National Museum
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain