Text
Anak perempuan menggapai mimpi menjadi pemimpin: studi kasus program ‘Girls Take Over’ di Indonesia
Tulisan ini dimaksudkan untuk menekankan pentingnya tindakan afirmatif untuk mendorong kepemimpinan perempuan yang hal ini penting untuk dimulai sejak usia remaja. Hingga kini, perempuan masih menghadapi berbagai tantangan untuk memimpin bahkan membuat keputusan untuk dirinya sendiri. Sejak usia anak-anak, ruang gerak perempuan terbatasi akibat budaya patriarki yang mendiskriminasi perempuan di kehidupan sosial, budaya, politik, pendidikan dan sebagainya. Secara khusus, tulisan ini mengkaji salah satu contoh tindakan afirmatif yaitu Girls Take Over yang bertujuan untuk mendorong kepemimpinan anak perempuan di Indonesia. Analisa dilakukan untuk melihat sejauh apa kampanye GTO khususnya di tahun 2019 dapat meningkatkan kepemimpinan bagi anak perempuan dan meningkatkan dukungan dari lingkungan untuk anak perempuan maju dan memimpin. Analisa berdasarkan data sekunder dari laporan kegiatan dan data empiris hasil wawancara dan testomoni anak-anak perempuan peserta GTO 2019 serta pemimpin yang posisinya diambil alih. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini antara lain teori kuasa (power), kepemimpinan, partisipasi dan ruang aman. Hasil analisa menunjukkan tindakan afirmatif melalui GTO dapat meningkatkan kuasa diri dan agensi anak-anak perempuan peserta GTO untuk memperjuangkan kesetaraan gender. Mereka merasa berdaya, mampu memimpin dan aman untuk membuat keputusan. Selain itu, kampanye ini membantu membangun persepsi dan dukungan dari pada pemimpin yang terlibat dalam kampanye GTO terhadap pentingnya anak perempuan berbicara, memimpin dan membuat keputusan. Kampanye ini membantu membentuk opini bahwa penting adanya ruang aman bagi anak perempuan untuk maju. Terakhir, kampanye ini berhasil memajukan gagasan bahwa kepemimpinan perempuan adalah penting dan upayanya harus dimulai sejak mereka anak-anak.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain