Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan tidak beranjak dari 50-55 persen di sepuluh tahun terakhir, dan kondisi ini diperburuk dengan adanya pandemi Covid-19. Kajian ini melihat berbagai tantangan perempuan dalam memasuki dunia kerja, mempertahankan pekerjaan, berkarier, dan menyoroti strategi apa saja yang dapat dilakukan berbagai pemangku k…
Artikel ini menggambarkan kemampuan kelompok rentan perempuan Sumba dalam bertahan dan beradaptasi menghadapi pandemi Covid-19. Pengendalian pandemi menimbulkan masalah karena adanya berbagai perubahan seperti yang terjadi pada pola akses pelayanan kesehatan, cara berinteraksi dan berelasi sosial, pola kerja dan status hubungan kerja, penghayatan iman,…
Pandemi telah mengubah praktik spasial masyarakat secara substansial. Pembatasan sosial berskala besar, lockdown, dan kewajiban memakai masker telah mengubah cara manusia membangun relasi intim maupun relasi kewargaan dan demokrasi. Artikel ini membahas tentang bagaimana pandemi mengubah ruang kewargaan (civic space) perempuan aktivis …
Artikel ini menguraikan dinamika gerakan perempuan Muslim progresif di Indonesia, khususnya di Jawa, sepanjang periode 1990–2010. Fokus kajian diarahkan pada organisasi-organisasi seperti Fatayat NU, Rahima, Fahmina Institute, dan Divisi Perempuan LKiS yang berupaya memperjuangkan kesetaraan gender, hak-hak perempuan, serta demokrasi melalui pendekatan berbasis tradisi pesantren dan nilai-nil…
Artikel ini membahas pentingnya sinergi antara pluralisme dan hak asasi manusia (HAM) dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat yang semakin kompleks dan beragam. Pluralisme dipahami sebagai pengakuan dan penerimaan atas keberagaman identitas, budaya, dan keyakinan, sedangkan HAM menjadi fondasi universal yang menjamin martabat setiap individu. Penulis menekankan bahwa keduanya…
Tulisan ini menguraikan perjalanan pembangunan bangsa Indonesia dari masa kolonial, kemerdekaan, hingga era reformasi dengan menekankan pentingnya dimensi ruhani dalam kekuasaan. Nurcholish Madjid menegaskan bahwa kekuasaan bersifat nisbi dan harus dipandang sebagai amanat, bukan sarana pengagungan pribadi. Analisisnya mencakup peran tokoh awal seperti Tjokroaminoto dan Sukarno dalam meletakkan…
Artikel “Berkenalan dengan Agama-agama” karya Mahatma Gandhi dalam Titik Temu Vol. 7 No. 1 (2014) mengisahkan pengalaman pribadi Gandhi saat masa studinya di Inggris, ketika ia berinteraksi dengan para penganut Teosofi dan mulai mengenal kitab-kitab suci dari berbagai tradisi agama. Gandhi membaca Bhagawad Gita dalam bahasa Sanskerta bersama dua sahabat Teosofis, kemudian mendalami terjemah…
Degradation of peatland ecosystems occurs as a result of excessive exploitation leading to peat drainage and fires. This was influenced by a masculinity perspective in resource tenure and utilization. Ecofeminism presents a different perspective on narratives and inter-relationships of human with nature, including the place of women in them. Injustice that befalls women occur due to u…
Rural women have the potential to mobilize herself and her community towards a sovereign and just rural community. However, rural women frequently face form of discrimination that impede them to achieve their maximum potential. In the midst of forest and land degradation, those gender-based discrimination also prevent women from participating in land and forest governance that is vital for the …