Studi kualitatif ini menganalisis keterlibatan perempuan pelaku aksi kekerasan ekstrem dan bom bunuh diri terhadap negara modern sebagai simbol dari musuh agama mereka. Topik ini krusial karena menunjukkan makna dibalik militansi perempuan, dimana perempuan terlihat melampaui norma gender mereka. Bukan karena mereka mengakhiri nyawa mereka sendiri, tap…
Penelitian ini bertujuan memaknai perempuan dalam puisi. Metode penelitian menggunakan teknik deskripsi. Data diambil dari dua buah kumpulan puisi yakni Namaku Perempuan dan Para Pembunuh Waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Namaku Perempuan hanya merefleksikan perempuan dari ruang domestik sedangkan dalam Para Pembunuh Waktu mengungkapkan dekonstruksi dan parodi terhadap ideologi ge…
Bekerja dari rumah (working from home), di mana para pekerja melakukan tugas-tugas dan pekerjaan dari rumah, menjadi sebuah fenomena penting di masa pandemi Covid-19, yang telah dipraktikkan lebih dari satu tahun sejak pandemi Covid-19 terjadi. Bagi perempuan pekerja, ‘bekerja dari rumah’ menggabungkan dua tugas perempuan di tempat dan waktu yang ber…
Kedudukan dan peran non-sentral dan non-strategis pekerja perempuan di organisasi serikat pekerja untuk sektor yang dominan perempuan sekalipun, merupakan fenomena lama yang hampir tak berubah meskipun jumlah pekerja perempuan yang menjadi anggota serikat pekerja semakin bertambah. Berbagai program telah dilakukan untuk meningkatkan peran strategis perem…
Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan tidak beranjak dari 50-55 persen di sepuluh tahun terakhir, dan kondisi ini diperburuk dengan adanya pandemi Covid-19. Kajian ini melihat berbagai tantangan perempuan dalam memasuki dunia kerja, mempertahankan pekerjaan, berkarier, dan menyoroti strategi apa saja yang dapat dilakukan berbagai pemangku k…
Artikel ini menguraikan dinamika gerakan perempuan Muslim progresif di Indonesia, khususnya di Jawa, sepanjang periode 1990–2010. Fokus kajian diarahkan pada organisasi-organisasi seperti Fatayat NU, Rahima, Fahmina Institute, dan Divisi Perempuan LKiS yang berupaya memperjuangkan kesetaraan gender, hak-hak perempuan, serta demokrasi melalui pendekatan berbasis tradisi pesantren dan nilai-nil…
Penelitian ini menyoroti bagaimana organisasi-organisasi seperti Fatayat NU, Rahima, Fahmina Institute, dan Divisi Perempuan LKiS memperjuangkan kesetaraan gender, hak-hak perempuan, pluralisme, serta demokrasi melalui pendekatan berbasis tradisi pesantren dan nilai-nilai Islam progresif. Artikel ini juga menguraikan tantangan dari kelompok Muslim puritan seperti Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) …
Diskursus pemikiran gender, salah satunya berupa konsep penciptaan perempuan memang fenomenal dan kontroversial. Amina Wadud, salah seorang feminis yang menulis buku Qur'an and Woman, berisi tentang kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan dalam tradisi tafsir. Ia mencoba melakukan reinterpretasi dengan menawarkan metode penafsiran modern yang bersifat kontekstual sesuai dengan perubaha…