Tulisan ini menguraikan perjalanan pembangunan bangsa Indonesia dari masa kolonial, kemerdekaan, hingga era reformasi dengan menekankan pentingnya dimensi ruhani dalam kekuasaan. Nurcholish Madjid menegaskan bahwa kekuasaan bersifat nisbi dan harus dipandang sebagai amanat, bukan sarana pengagungan pribadi. Analisisnya mencakup peran tokoh awal seperti Tjokroaminoto dan Sukarno dalam meletakkan…
Artikel “Berkenalan dengan Agama-agama” karya Mahatma Gandhi dalam Titik Temu Vol. 7 No. 1 (2014) mengisahkan pengalaman pribadi Gandhi saat masa studinya di Inggris, ketika ia berinteraksi dengan para penganut Teosofi dan mulai mengenal kitab-kitab suci dari berbagai tradisi agama. Gandhi membaca Bhagawad Gita dalam bahasa Sanskerta bersama dua sahabat Teosofis, kemudian mendalami terjemah…
Dalam delapan novelnya, Ayu Utami menampilkan serangan kritis terhadap doktrin dan praktik agama-agama besar di Indonesia. Kedua buku yang menggambarkan perjuangan spiritual pendeta Katolik Saman (1998-2002) ini menyerukan agar agama lebih aktif di arena politik, namun menyerahkan aturan seksual kepada individu. Novel Bilangan Fu (2008) mengutuk monopoli agama-agama besar demi kepentingan spiri…