Ketika surat kabar berbahasa Melayu sehari-hari muncul di Hindia Belanda pada pertengahan abad kesembilan belas, mereka melakukan lebih dari sekadar menerbitkan laporan berita dan iklan. Mereka juga menciptakan platform baru untuk penjualan dan distribusi fiksi sastra. Akibatnya, teks-teks sastra segera memainkan peranan penting dalam media cetak vernakular. Bagian pertama artikel ini menganali…